4. Buat format yang tepat
Referensi di CV sebaiknya diletakkan di dokumen terpisah. Tanpa header, kecuali kontak kamu di bagian atas, lalu masukkan detail setiap orang yang kamu jadikan referensi menggunakan font yang sama dengan CV.
Susunlah daftar tersebut dalam urutan kronologis, dimulai dari orang yang paling baru bekerja dengan kamu di bagian atas, hingga yang paling lama.
Baca Juga: Program Desa BRILian Mendorong UMKM Camilan Khas Desa Hargobinangun Menjadi Andalan
5. Kirimkan referensi pada waktu yang tepat
Sebagian besar lowongan pekerjaan tidak meminta referensi di CV. Jadi kamu tak perlu menyertakan mereka di lamaran awal, meski tidak ada larangan untuk melakukannya.
Namun, jika kamu tidak menyertakannya dan rekruter meminta referensi (karena pekerjaan yang membutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi), kirimkan segera setelah diminta.
Jadi, luangkan waktu sekarang sebelum mulai melamar untuk membuat daftar referensi pilihan. Pastikan untuk mendapatkan izin saat mengumpulkan informasi yang relevan.
Dengan melakukannya lebih awal, kamu jadi tak terburu-buru saat diminta oleh rekruter. Terutama jika kamu melamar di perusahaan rintisan teknologi, yang keputusan perekrutannya dibuat dengan cepat.
Artikel Terkait
Foo Fighters Akan Konser di Jakarta Oktober 2025, Simak Detailnya
Punya Soft Skill Komunikasi, Apakah Artinya Kamu Hanya Pintar Bicara? Ternyata Bukan Hanya Itu!
Jangan Lupa Tulis Daftar Soft Skill yang Kamu Miliki di CV. Ini 8 yang Paling Utama!
Pertanyaan Utama tentang Penulisan Soft Skills di CV, Salah Satunya Cara Rekruter Mengevaluasinya
Banyak Yang Belum Mengerti, 5 Hal Ini Sering Ditanyakan Tentang Referensi di CV. Ini Penjelasannya!
Kopi Americano Konon Bakal Menggantikan Tren Kopi Susu Gula Aren. Apa Hubungannya Dengan Tentara Amerika?
Jangan Dekat-dekat, Satu Orang yang Stres di Kantor Bisa Menular ke Banyak Orang Lho!