Aturan Tak Tertulis saat Menulis Soft Skill di CV, Kapan Harus Ditulis dan Kata Apa yang Sebaiknya Tak Digunakan?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 28 Mei 2025 | 13:00 WIB
Cantumkan soft skill kamu secara tepat sehingga terlihat lebih menonjiol dibanidng kandidat lain. (Freepik)
Cantumkan soft skill kamu secara tepat sehingga terlihat lebih menonjiol dibanidng kandidat lain. (Freepik)

Pejuangkantoran.com - Saat menulis soft skill di CV, pastikan kamu menulisnya dengan benar agar keterampilan tersebut bisa membuat kamu jadi kandidat yang menonjol.

Berikut adalah beberapa aturan tak tertulis yang sebaiknya kamu patuhi saat akan menulis soft skill di CV.

Kapan harus mencantumkannya?

Hindari mengorbankan kualitas dokumen dengan memaksa memasukkan seabrek daftar soft skill.

Ada kalanya, lebih baik jika kamu memasukkan beberapa karakter diri di keseluruhan CV, bukan di satu bagian terpisah. Ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas kepada perekrut tentang siapa diri kamu sebagai seorang profesional.

Aspek yang paling penting dalam proses pembuatan CV adalah menunjukkan kepada perusahaan bahwa kamu adalah kandidat yang paling memenuhi syarat untuk posisi tersebut.

Pastikan untuk selalu memprioritaskan hard skill. Namun, jika dirasa masih diperlukan, maka kamu bisa memberikan daftar soft skill untuk melengkapi kompetensi teknis diri.

Ini juga akan menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa kamu adalah seorang profesional yang memiliki pengetahuan luas dan dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan tim mana pun.

Baca Juga: Punya Soft Skill Komunikasi, Apakah Artinya Kamu Hanya Pintar Bicara? Ternyata Bukan Hanya Itu!

Hindari gunakan soft skill generik

Soft skill bisa berisiko terkesan basa-basi jika kata yang digunakan tidak tepat.

Misalnya, mencantumkan kemampuan mencari solusi di CV tak akan membuat kamu menonjol karena perusahaan mengharapkan kamu memilikinya. Ini membuat kamu tidak berbeda dari pelamar lainnya.

Daripada mencantumkan soft skill yang samar-samar, pertimbangkan untuk menyoroti kemampuan spesifik, seperti “mampu melakukan manajemen waktu sehingga bisa bekerja secara efisiensi, terbukti …”

Berikut adalah beberapa contoh soft skill umum yang tidak perlu dicantumkan dalam CV:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Resume Builder

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X