Ini Profesi dengan Gaji Paling Tinggi dan Rendah di Jepang, Apa yang Banyak Dipilih oleh Tenaga Kerja Asing?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 10 Juni 2025 | 11:15 WIB
Ilustrasi Jepang yang sedang mengalami penurunan angka kelahiran (freepik/tawatchai07)
Ilustrasi Jepang yang sedang mengalami penurunan angka kelahiran (freepik/tawatchai07)
  1. Pelayan restoran. Memiliki gaji sekitar 163 ribu Yen per bulan atau setara Rp18,5 juta.
  2. Customer service representative. Penghasilannya sekitar 201 ribu Yen atau lebih dari Rp 22 juta.
  3. Mekanik otomotif dan guru TK. Masing-masing memiliki penghasilan rata-rata yang hampir sama, yaitu sekitar 203 ribu Yen per bulan atau sekitar Rp23 juta.
  4. Kasir ritel dan staf call center. Gajinya tak jauh berbeda, yaitu sekitar 207 ribu Yen atau Rp23,5 juta.
  5. Petugas SDM. Gaji yang diterima per bulan adalah 331 ribu Yen atau lebih dari Rp37 juta.

Guru termasuk profesi dengan gaji menengah

Selain profesi di atas, beberapa pekerjaan yang masuk dalam kategori menengah adalah analis bisnis, guru sekolah, dan manajer teknologi informasi.

Gaji mereka berkisar antara 400 ribu – 800 ribu Yen per bulan atau sekitar Rp45 juta – Rp90 juta.

Bagi tenaga kerja asing, profesi sebagai guru Bahasa Inggris menjadi salah satu pilihan populer. Pekerjaan ini memberikan gaji pokok rata-rata sekitar 300 ribu Yen per bulan atau setara dengan Rp34 juta.

Apalagi persyaratan untuk mengisi posisi ini relatif ringan, yakni cukup memiliki gelar sarjana tanpa harus memiliki pengalaman mengajar sebelumnya.

Tak heran jika banyak orang asing yang bekerja dan tinggal di Jepang sebagai guru Bahasa Inggris.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Time Doctor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X