Pejuangkantoran.com - Saat ini, semakin banyak pekerja yang mulai menggunakan teknologi AI dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagian besar pekerja tidak khawatir AI dapat menggantikan mereka atau takut keterampilan mereka menjadi kurang laku di pasaran. Mereka justru mengatakan bahwa AI adalah “kekuatan untuk kebaikan” dalam profesi mereka.
Alat ini disebut akan membantu membuka tingkat kreativitas yang baru dan membuat pekerja lebih berharga bagi pemberi kerja.
Apa yang berubah sehingga AI menjadi terlihat jauh lebih “bersahabat”? Lalu, keterampilan apa yang paling penting bagi para pekerja untuk memanfaatkan peluang ini?
AI sebagai sekutu karir
Jawaban dari pertanyaan pertama adalah pengalaman.
Hanya lima hari setelah diluncurkan pada November 2022, ChatGPT mendapatkan satu juta pengguna. Pada Januari 2023, jumlah tersebut telah menjamur menjadi lebih dari 100 juta, yang menjadikannya teknologi konsumen dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah.
Apalagi penerapan alat ini yang ternyata bisa membantu banyak tugas yang berhubungan dengan pekerjaan, membuat pekerja mulai melihat AI sebagai rekan yang dapat membantu mereka dalam bekerja.
Faktanya, menurut penelitian Thomson Reuters, 63% profesional yang bekerja di bidang hukum, pajak, serta sektor risiko dan kepatuhan, menggunakan teknologi AI sebagai titik awal untuk berbagai tugas yang berhubungan dengan pekerjaan.
Semakin sering menggunakan AI, semakin mereka memahami potensinya untuk membantu melakukan pekerjaan dengan lebih baik.
Berdasarkan pengalaman tersebut, 77% pekerja saat ini memprediksi bahwa AI akan memberikan dampak yang besar atau transformasional terhadap pekerjaan dalam lima tahun ke depan.
Membantu pekerjaan yang “tidak menyenangkan”
Ada tugas yang tampaknya sederhana, tetapi “tidak menyenangkan” untuk dilakukan. Misalnya, menulis draft pertama surat bisnis yang mengingatkan klien tentang perubahan kebijakan yang akan datang.
Artikel Terkait
Ingin Berkarir di Industri Robotika? Kenali Perbedaan Robotika dan Artificial Intelligence!
Ghostwriters Melawan Artificial Intellegence. Ada 4 Kelemahan AI yang Menjadi Keunggulan Manusia
Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence
AI Career Coach Makin Jadi Pilihan untuk Menganalisis Skill, Minat, sampai Tren Pasar Kerja
Penggunaan AI Chatbot di Kantor Ternyata Belum Memberi Dampak untuk Gaji yang Lebih Besar
Dengan Kekayaan Rp58 Triliun Alexandr Wang Adalah Game Changer di Dunia AI dan Miliarder Termuda di Usia 28 Tahun