Notetaker ini lalu memperoleh akses ke sebagian besar hasil diskusi, termasuk diskusi sensitif yang seharusnya belum bisa diungkap ke publik. Hal itu jelas menimbulkan risiko keamanan yang signifikan.
Umumnya peserta hanya menyadari bahwa panggilan Zoom direkam, bukan data mereka dievaluasi oleh pihak ketiga, sehingga hal ini menimbulkan masalah etika dan kerahasiaan.
Sementara itu, tinjauan terhadap layanan AI khusus ini mengungkapkan bahwa data yang dikumpulkan dapat digunakan untuk meningkatkan model notetaker tersebut.
Meskipun tools AI menawarkan peningkatan produktivitas, risikonya tidak dapat diabaikan begitu saja. Perusahaan harus waspada terhadap risiko menggunakan AI notetaker tersebut!
Artikel Terkait
Apakah Itu Promosi Lateral? Ini Alasan Kamu Perlu Mencantumkan Tipe Promosi Jabatan Ini di CV
Baik WFO, WFA, atau Hybrid, Ini 3 Strategi Pemimpin untuk Ciptakan Budaya Kerja Fleksibel pada Karyawan
5 Cara Manajer Bantu Karyawan agar Kinerjanya Lebih Terlihat, Jangan Dibiarkan Berjuang Sendirian!
Lakukan Strength Training Karena Tak Hanya Memberimu Tubuh yang Bagus Tapi Juga Manfaat Kesehatan Lainnya
Strength Training Penting Untuk Kesehatanmu. Berikut Contoh Latihan Untuk Usia 20-40 Tahun
Jelang Libur Long Weekend, BRI Pastikan Nasabah Tetap Dapat Mengakses Layanan Perbankan 24/7
BRI Raih Peringkat Pertama Bank di Indonesia dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500