Ladies, Ini 5 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier Kamu! Bagaimana Cara Mengubahnya?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 30 Juni 2025 | 15:25 WIB
Para pekerja perempuan, jangan sungkan dan ragu untuk  (Google Gemini)
Para pekerja perempuan, jangan sungkan dan ragu untuk (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Pembahasan mengenai hambatan besar yang menghalangi perempuan maju dalam karir biasanya seputar ketidaksetaraan gaji, kurangnya promosi, atau ruang kerja yang didominasi laki-laki.

Namun, sebenarnya ada penghalang lain yang lebih halus dan jarang dibicarakan, yaitu kebiasaan dan pola pikir oleh perempuan itu sendiri.

Sebenarnya, banyak perempuan yang sangat kompeten. Namun, budaya kerja sering “mengajarkan” perempuan untuk berhati-hati, tidak terlalu menonjol, dan menyenangkan semua orang.

Akibatnya, perempuan jadi suka meragukan diri sendiri, meminta maaf berlebihan, dan meremehkan pencapaian sendiri.

Berikut ini lima kebiasaan yang sering tanpa sadar dilakukan perempuan dan cara mengubahnya.

  1. Menganggap kerja keras tidak perlu perlu terlihat

Banyak perempuan berpikir, “Kalau aku kerja keras, pasti akan kelihatan hasilnya.”

Sayangnya, dunia kerja tidak selalu begitu. Jika kamu bekerja diam-diam, bisa jadi orang lain yang malah mendapat pengakuan.

Solusinya: Jangan menunggu dipuji. Latih diri untuk menceritakan kontribusi. Bagikan pencapaian kamu secara positif dalam rapat atau diskusi tim.

Ini bukan bentuk kesombongan, tetapi profesionalitas. Keberhasilan itu harus dibagi kepada seluruh tim sebagai pembelajaran bersama.

Baca Juga: Grit Atau Keuletan Atau Kegigihan Sangat Berpengaruh Pada Keberhasilan. Apa Ciri-Ciri Karakternya?

  1. Menunggu sampai benar-benar siap

Saat ada peluang promosi atau proyek baru, banyak perempuan merasa belum cukup siap, meski hanya kurang satu atau dua kualifikasi, dan memutuskan untuk mundur.

Solusinya: Ubah pola pikir. Kamu tidak perlu menunggu sempurna untuk mencoba. Coba terapkan prinsip “lebih baik coba dulu, baru perbaiki sambil jalan.”

Ingat, keberanian mencoba itu lebih penting daripada menunggu terlalu lama.

  1. Meremehkan pencapaian sendiri

Banyak perempuan, mungkin termasuk kamu, yang memilih merendah dan bilang, “Ah, saya cuma bantu sedikit” meski sebenarnya berperan besar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Fast Company

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X