Jangan Langsung Tersulut Emosi, Lakukan 4 Langkah Ini Jika Atasan Bersikap Pasif-Agresif

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 1 Juli 2025 | 15:15 WIB
Mintalah klarifikasi ketika kamu menghadapi seseorang yang pasif-agresif. (Google Gemini)
Mintalah klarifikasi ketika kamu menghadapi seseorang yang pasif-agresif. (Google Gemini)

Ketika meminta klarifikasi, kamu dapat menyoroti perilaku pasif-agresif yang selama ini dilakukan. Jika perlu, beritahu sikap mana yang mempermalukan dan menyinggung perasaan kamu.

Setelah klarifikasi, ajak atasan untuk membicarakannya jika memang mereka merasa ada masalah yang harus diselesaikan.

  1. Lawan!

Jika kamu merasa perlu, lakukanlah. Mungkin akan terasa mengintimidasi untuk "melawan" atasan, tetapi perilaku yang tidak pantas harus dilawan. 

Baca Juga: Mengenali Tanda Kelelahan Kerja pada Pekerja Remote yang Biasanya Sulit Dideteksi Atasan

Tanyakan langsung kepada atasan, "Apakah komentar itu perlu?" atau "Apakah Bapak/Ibu sungguh-sungguh bermaksud seperti itu?".

Kamu juga bisa bilang, "Kalau Bapak/Ibu marah karena saya melakukan kesalahan, saya lebih suka membicarakannya."

Jika melawan bisa membuat kamu mendapatkan masalah, misalnya dipanggil HRD atau bahkan mendapatkan surat peringatan, itu artinya budaya kantor di sana sudah tidak baik lagi.

Segera cari pekerjaan baru. Tidak mudah, memang. Namun, kesehatan mental kamu tidak kalah penting. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X