Begini Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Kasar dan Suka Menciptakan Konflik di Tempat Kerja

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 21 Maret 2025 | 08:57 WIB
Ilustrasi: Terkadang, perilaku rekan kerja yang kasar dipicu rasa insecure atau stres. (Freepik/Yanalya)
Ilustrasi: Terkadang, perilaku rekan kerja yang kasar dipicu rasa insecure atau stres. (Freepik/Yanalya)

PejuangKantoran.com - Salah satu masalah yang sering ditemui banyak orang adalah berurusan dengan rekan kerja yang kasar.

Jika diabaikan, kekasaran yang terus-menerus bisa memengaruhi produktivitas dan bahkan dapat menyebabkan seseorang kehilangan pekerjaan karena konflik yang meningkat.

Cara merespons rekan kerja yang kasar harus dilakukan secara strategis untuk melindungi batasan dan reputasi kamu di kantor. Coba lakukan cara ini untuk meredakan konflik di tempat kerja:

Baca Juga: VOA Indonesia Berhenti Beroperasi, Patsy Widakuswara dan Jurnalis Lain Terancam Kehilangan Pekerjaan

1. Diam sebelum bereaksi

Aturan pertama saat terlibat dengan rekan kerja yang kasar adalah tidak langsung merespons. Tarik napas dalam-dalam atau bahkan minta maaf jika memungkinkan.

Jeda ini mencegah suasana panas meningkat, dan memungkinkan kamu memilih langkah berikutnya dengan bijak. Beri diri sendiri ruang untuk menenangkan diri, tanpa menunjukkan kelemahan.

2. Identifikasi kekasaran yang dilakukan

Terkadang, kekasaran tetap ada karena tidak ada yang mengidentifikasikannya.
Identifikasi perilaku tersebut dengan tenang, dan minta pertanggungjawaban. Gunakan bahasa faktual dan tidak menuduh, seperti:

"Waktu kamu menyela saya, saya merasa masukan saya tidak dihargai."
"Komentar kamu kesannya meremehkan. Apa kamu memang bermaksud begitu?"

Baca Juga: Donald Trump Bekukan Dana Organisasi Media, VOA Berhenti Beroperasi dan Seluruh Staf Dirumahkan

Dengan mengidentifikasinya, kamu memberi orang tersebut kesempatan untuk mengoreksi atau menjelaskannya.

3. Jangan menanggapi dengan agresif

Menghadapi perilaku kasar tanpa konfrontasi langsung adalah salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan kendali.

Menanggapi kekasaran dengan agresi yang sama, justru bisa membuat situasi semakin panas. Sebaliknya, berikan kata-kata menetralisasi hal-hal negatif dan mengarahkan pembicaraan ke jalur yang produktif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X