Penyebab Atasan Bersikap Pasif-Agresif, Bisa Membuat Karyawan Jadi Bingung dan Stres!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 1 Juli 2025 | 19:45 WIB
Ilustrasi: Atasan yang pasif-agresif sering membuat pujian yang terkesan manis di depan, menusuk di belakang. (Freepik/Kate Mango Star)
Ilustrasi: Atasan yang pasif-agresif sering membuat pujian yang terkesan manis di depan, menusuk di belakang. (Freepik/Kate Mango Star)

Di lingkungan kerja yang tidak sehat, di mana orang tidak mendukung komunikasi yang terbuka, karyawan (termasuk atasan) mungkin tidak merasa aman untuk menyampaikan pendapat secara langsung.

Akhirnya, mereka memilih “jalan belakang” dengan sikap pasif-agresif.

Baca Juga: Meski Tak Boleh Berbohong di CV, Tapi 2 Hal Ini Masih “Diperbolehkan” dan Dianggap Wajar. Apa Itu?

3. Lebih mudah bersikap menyakitkan

Kadang, lebih mudah melontarkan sindiran ketimbang menghadapi konflik secara dewasa. Sayangnya, orang yang bersikap pasif-agresif sering kali menyimpan rasa cemas, stres, bahkan depresi sehingga menyembunyikannya di balik perilaku mereka.

Lalu, kamu harus bagaimana?

Menghadapi atasan yang pasif-agresif itu nggak mudah. Namun, memahami alasan di balik sikap mereka bisa membantu kamu lebih tenang dan tidak langsung menyalahkan diri sendiri.

Coba perkuat kepercayaan diri kamu, fokus pada pekerjaan, dan bangun komunikasi yang terbuka semampu yang kamu bisa.

Jika situasinya terus memburuk dan mulai mengganggu kesehatan mental kamu, mungkin sudah saatnya bicara dengan HRD atau mencari lingkungan kerja yang lebih sehat.

Baca Juga: Jangan Langsung Tersulut Emosi, Lakukan 4 Langkah Ini Jika Atasan Bersikap Pasif-Agresif

Ingat, kamu berhak dihargai dan bekerja di tempat yang mendukung kamu berkembang.

Jika atasan pasif-agresif menghalangi kamu mendapatkannya, mungkin sudah saatnya mencari tempat kerja lain yang lebih baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X