PejuangKantoran.com - Hampir setiap jam di kantor ada saja hal–hal yang bisa memecah konsentrasi. Survei Udemy menemukan bahwa 70% pekerja sering terdistraksi, bahkan 16% di antaranya merasa terganggu hampir sepanjang hari.
Dampaknya sangat nyata, yaitu kinerja menurun, produktivitas merosot, dan peluang berkembang ikut terhambat.
Kabar baiknya, karyawan yang berhasil mengurangi gangguan merasa jauh lebih produktif, termotivasi, dan bahagia.
Baca Juga: 7 Gangguan di Tempat Kerja yang Bisa Menurunkan Produktivitas, Salah Satunya Sibuk Balas Whatsapp
Jika kamu merasa banyak gangguan di tempat kerja, ikuti langkah‑langkah praktis berikut untuk mengurangi intensitasnya:
1. Redam obrolan yang berlebihan
Kamu bisa mengatakan dengan sopan kepada rekan kerja yang terlalu sering mengajak ngobrol bahwa kamu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan butuh fokus.
Jika perlu, tutup pintu ruangan atau gunakan earphone yang bisa menjadi isyarat visual sederhana yang cukup jelas bahwa kamu butuh konsentrasi.
Lalu, tetapkan jam “bebas gangguan”. Misalnya, beritahu rekan kerja untuk tidak mengganggu kamu selama pukul 09.00 – 11.00 kecuali ada urusan mendesak.
Baca Juga: Lewat Program BRI, Couplepreneur Craftote Sukses Ekspor Kerajinan Lokal ke Asia dan Amerika
2. Kurangi kebisingan kantor
Jika meja kamu terlalu berisik, cari tempat tenang seperti ruangan kosong, ruang rapat, atau area kerja bersama yang lebih sepi dan pindahlah sementara.
Kamu juga bisa bekerja dari luar kantor untuk menyelesaikan pekerjaan yang benar‑benar butuh konsentrasi mendalam. Namun, pastikan untuk meminta izin terlebih dahulu.
Jika sumber kebisingan berasal datang dari satu tim tertentu, ajak diskusi agar semua saling menghargai ruang fokus.
3. Kelola email dengan cerdas
Artikel Terkait
Buat Fresh Graduate, Begini Cara Membuat CV tanpa Pengalaman Kerja yang Tetap Standout!
Diangkat Dari Kisah Nyata, Film Sihir Pelakor Padukan Kisah Mistis dan Drama Keluarga
BRIvolution Initiatives Phase 1 Jadi Fondasi Awal dari Rangkaian Transformasi Berkelanjutan
Tak hanya Pacu jalur di Riau, Indonesia Punya Banyak Balap Perahu Tradisional. Berikut Daftarnya!
Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen, Pramono Anung: 'Kan Pemainnya Rata-rata Orang Mampu'
Analis Kompak Rekomendasikan Investor untuk Beli Saham BBRI, Bukti Adanya Market Trust Yang Fundamental
Bukan Asal Tebak, Ini 6 Faktor Penting saat Menentukan Estimasi Waktu untuk Pengerjaan Proyek