Email yang terus-menerus masuk bisa jadi gangguan di tempat kerja. Untuk itu, berikan waktu khusus untuk mengeceknya, misalnya hanya di pagi, siang, dan sore hari. Di luar jadwal itu, kamu bisa mematikan notifikasi.
Kamu juga bisa membiarkan pesan menumpuk dulu, lalu membalas email tersebut secara berurutan. Metode “sekali buka, sekali beres” ini lebih efisien daripada bolak‑balik buka dan tutup email.
Baca Juga: Bukan Cuma Keterampilan Diri, CV Kamu Juga Harus Rutin Di-Upgrade. Mengapa?
4. Kendalikan ponsel dan media sosial
Saat bekerja, taruh ponsel dan perangkat apa pun di laci atau tas. Kamu bisa mematikan notifikasi yang tidak mendesak, seperti chat, like, atau komentar di media sosial.
Setel waktu khusus bermain ponsel, misalnya hanya 10 menit setelah makan siang. Di luar itu, pastikan kamu tetap offline.
5. Berhenti multitasking, coba time‑blocking
Pada dasarnya, otak kamu tidak dirancang mengerjakan banyak hal sekaligus. Lebih baik gunakan metode blok waktu, yaitu:
Baca Juga: ESDM Tunjuk Pertamina Jalankan Kebijakan LPG Satu Harga Mulai 2026
• Fokus 50 menit pada satu tugas.
• Istirahat 10 menit untuk stretching atau minum air.
• Ulangi satu sesi lagi, lalu ambil break 30 menit guna mengisi energi.
Dengan pola ini, kamu melatih diri tetap tenggelam dalam “zona kerja”, meminimalkan gangguan, dan menjaga stamina sepanjang hari.
Meski gangguan di tempat kerja tidak bisa hilang sepenuhnya, tetapi kamu tetap bisa mengelolanya. Begitu kebiasaan baru terbentuk, pekerjaan kamu akan selesai lebih cepat, kualitas hasil meningkat, dan suasana hati pun lebih baik.
Artikel Terkait
Buat Fresh Graduate, Begini Cara Membuat CV tanpa Pengalaman Kerja yang Tetap Standout!
Diangkat Dari Kisah Nyata, Film Sihir Pelakor Padukan Kisah Mistis dan Drama Keluarga
BRIvolution Initiatives Phase 1 Jadi Fondasi Awal dari Rangkaian Transformasi Berkelanjutan
Tak hanya Pacu jalur di Riau, Indonesia Punya Banyak Balap Perahu Tradisional. Berikut Daftarnya!
Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen, Pramono Anung: 'Kan Pemainnya Rata-rata Orang Mampu'
Analis Kompak Rekomendasikan Investor untuk Beli Saham BBRI, Bukti Adanya Market Trust Yang Fundamental
Bukan Asal Tebak, Ini 6 Faktor Penting saat Menentukan Estimasi Waktu untuk Pengerjaan Proyek