AI juga bantu jadi pemimpin lebih baik
Tak cuma soal efisiensi, AI ternyata juga mendukung pengembangan skill kepemimpinan.
Sebanyak 86% percaya AI bisa membantu manajer jadi lebih baik. Bahkan, 79% ingin belajar jadi manajer yang lebih andal lewat bantuan AI.
Dari segi komunikasi, hampir setengah responden bilang AI bisa meningkatkan cara mereka berinteraksi dan memecahkan masalah bersama tim.
Namun, yang paling disukai adalah bahwa AI bisa mengambil alih tugas-tugas kecil dan berulang, yang bisa membuat fokus ke pekerjaan yang lebih strategis dan berdampak besar.
Setengah dari responden mengaku AI membantu mereka meluangkan waktu untuk hal-hal yang lebih penting.
AIBaca Juga: Perkembangan AI Mengubah Cara Lulusan Merancang Karir di Masa Depan, Jadi Lebih Positif atau Negatif?
AI bukan lagi masa depan, tapi masa sekarang
Yulie Kwon Kim, VP of Product di Google Workspace, menyimpulkan bahwa masa depan kerja sudah di sini dan AI jadi bagian pentingnya.
Para pemimpin muda bukan lagi cuma jadi pengguna, tetapi juga penggeraknya.
Ini karena mereka menggunakan teknologi ini untuk berkolaborasi lebih baik, mengembangkan diri, dan membawa tim lebih maju. ***
Artikel Terkait
Pangeran dari Masa Lalu, Tampilan Artificial Intelligence Paling Dicari Perempuan Generasi Z Masa Kini
7 Sifat Orang yang Terlahir Sebagai Pemimpin, Apa Kamu Punya Salah Satunya?
5 Risiko Tak Terduga Jika Kamu Menggunakan AI Notetaker untuk Membuat Notulensi Rapat
Bukan Lagi Sekadar “Fitur Keren”, Perusahaan Harus Mulai Menggunakan AI agar Tidak Tertinggal
Jangan Mentah-Mentah Memercayai AI, Berikut 7 Cara Utama Yang Bisa Membuatmu Selalu Kritis Terhadapnya
Indeed dan Glassdoor Mulai Andalkan AI, Ribuan Pekerja Entry-Level Paling Cepat Terdampak