Pemimpin Muda Tak Hanya Pengguna Namun Jadi Penggerak AI Karena Mmebantu Pekerjaan Mereka Lebih Mudah!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 15 Juli 2025 | 11:21 WIB
Para pemimpin muda tak hanya menggunakan Ai tapi juga sebagai penggerak. (Google Gemini)
Para pemimpin muda tak hanya menggunakan Ai tapi juga sebagai penggerak. (Google Gemini)

AI juga bantu jadi pemimpin lebih baik

Tak cuma soal efisiensi, AI ternyata juga mendukung pengembangan skill kepemimpinan.

Sebanyak 86% percaya AI bisa membantu manajer jadi lebih baik. Bahkan, 79% ingin belajar jadi manajer yang lebih andal lewat bantuan AI.

Dari segi komunikasi, hampir setengah responden bilang AI bisa meningkatkan cara mereka berinteraksi dan memecahkan masalah bersama tim.

Namun, yang paling disukai adalah bahwa AI bisa mengambil alih tugas-tugas kecil dan berulang, yang bisa membuat fokus ke pekerjaan yang lebih strategis dan berdampak besar.

Setengah dari responden mengaku AI membantu mereka meluangkan waktu untuk hal-hal yang lebih penting.

AIBaca Juga: Perkembangan AI Mengubah Cara Lulusan Merancang Karir di Masa Depan, Jadi Lebih Positif atau Negatif?

AI bukan lagi masa depan, tapi masa sekarang

Yulie Kwon Kim, VP of Product di Google Workspace, menyimpulkan bahwa masa depan kerja sudah di sini dan AI jadi bagian pentingnya.

Para pemimpin muda bukan lagi cuma jadi pengguna, tetapi juga penggeraknya.

Ini karena mereka menggunakan teknologi ini untuk berkolaborasi lebih baik, mengembangkan diri, dan membawa tim lebih maju. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: PR NewsWire

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X