Yang Harus Dilakukan sebelum Resign Mendadak, Berikut Contoh Surat Pengunduran Dirinya

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 15 Juli 2025 | 20:44 WIB
Ilustrasi: Sebelum resign mendadak dari kantor, pastikan menghapus password dari situs web pribadi yang kamu akses di laptop kantor. (Freepik)
Ilustrasi: Sebelum resign mendadak dari kantor, pastikan menghapus password dari situs web pribadi yang kamu akses di laptop kantor. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Tak ada pekerjaan yang tidak seperti naik roller‑coaster. Namun, jika kamu merasa “cukup sampai di sini”, mungkin itu artinya kamu sudah harus mengundurkan diri, sesegera mungkin.

Ada kalanya langkah paling sehat adalah segera pamit dari kantor, meski idealnya perusahaan diberi pemberitahuan dua minggu.

Namun, pastikan kamu sudah mempertimbangkan dampak finansial dan menimbang opsi lain. Jangan sampai keluar kantor hari ini, lalu besok bingung bayar tagihan!

Baca Juga: 7 Kebiasaan yang Dimiliki Tim-tim yang Bisa Bekerja Sama dengan Baik, Tim Kamu Sudah Memilikinya?

Alasan memilih resign mendadak

Ada beberapa alasan resign mendadak yang paling sering terdengar dan bisa jadi kamu juga mengalaminya:

• Lingkungan kerja yang toxic, seperti drama nonstop, gosip, atau atasan yang temperamental.
• Tidak diperlakukan adil, diberikan beban kerja yang timpang, promosi diberikan pada “teman dekat” atasan.
• Burnout, yang membuat badan terpaku di kantor tetapi pikiran sudah menyerah.
• Masalah kesehatan, mulai dari gangguan kecemasan sampai kondisi fisik yang makin parah.
• Gaji dan tunjangan tidak memadai. Kamu sudah bekerja keras, tetapi rekening tetap pas‑pasan.
• Alasan pribadi atau keluarga, misalnya orang tua sakit, pindah kota, atau mau fokus studi.
• Kepemimpinan yang buruk dan ketidakjelasan visi, yang membuat kamu bingung apa tujuan pekerjaanmu.
• Kekhawatiran etis, misalnya praktik bisnis yang membuat kamu tak bisa tidur nyenyak.

Apa pun alasannya, pastikan keputusan kamu diambil dengan sadar, bukan karena emosi sesaat.

Lakukan ini sebelum resign mendadak

• Backup data pribadi, mulai dari email penyimpanan cloud, kontak penting, portofolio.
• Cek kembali kontrak kerja, apakah ada penalti atau klausul non‑compete yang kamu miliki.
• Siapkan dana darurat minimal 3 – 6 bulan gaji untuk biaya hidup.
• Buat rencana transisi dengan mencatat pekerjaan yang sedang berjalan agar tim tidak “gelagapan”.
• Tetap profesional karena reputasi baik lebih berharga dari luapan emosi.

Baca Juga: Virtual Assistant Manusia Tak Perlu Kuatir Bakal Tergusur Virtual Assistant AI, Lakukan Langkah Nyata Berikut Ini!

Contoh surat resign yang “efektif segera”

Kepada Yth. [Nama Atasan]
[Jabatan]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]

Dengan hormat,

Melalui surat ini saya, [Nama Lengkap], bermaksud menyampaikan pengunduran diri dari jabatan [Posisi/Jabatan] di [Nama Perusahaan] terhitung efektif segera setelah tanggal surat ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X