Jangan Asal Tulis, Ini Cara Menempatkan Sertifikasi di CV Kamu Supaya Lebih Menarik

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 5 Agustus 2025 | 09:01 WIB
Ilustrasi: Bagaimana memasukkan skill penjualan ke daftar pengalaman kerja di CV? (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi: Bagaimana memasukkan skill penjualan ke daftar pengalaman kerja di CV? (Freepik/Drazen Zigic)

PejuangKantoran.com - Kamu punya sertifikasi? Bagus! Sertifikasi bisa menunjukkan kamu punya keterampilan khusus yang diakui secara profesional.

Namun, pastikan kamu menempatkan sertifikasi di CV dengan benar agar bisa membuat perbedaan besar dan menarik perhatian HRD.

Karena kalau diletakkan di tempat yang kurang pas, sertifikat keren kamu bisa saja terlewat oleh perekrut.

Kapan sertifikasi perlu ditampilkan?

Sertifikasi penting dicantumkan jika:

- Relevan dengan posisi yang kamu lamar.

- Jadi syarat utama di lowongan kerja. Misalnya, sertifikasi Brevet A & B untuk posisi staf pajak.

- Bisa memperkuat keahlian kamu di bidang tertentu, seperti Sertifikasi Digital Marketing dari BNSP untuk bidang pemasaran online.

- Sertifikasinya cukup terkenal di industri kamu.

Baca Juga: Angela Kinsey Tetap Rendah Hati Meski Sukses di The Office: “Jangan Anggap Penghasilan Stabil Itu Pasti!”

Di mana saja sertifikasi bisa diletakkan?

Berikut lima lokasi strategis yang bisa kamu pilih, tergantung jenis dan pentingnya sertifikasi tersebut.

1. Di belakang nama kamu, di bagian header

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Resume Builder

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X