PejuangKantoran.com - Banyak orang yang bermimpi bisa kerja di Jerman.
Selain gajinya yang tinggi, negara tersebut juga dikenal punya standar hidup yang baik, sistem kerja yang teratur, dan kesempatan karir yang luas.
Namun, untuk para pekerja internasional, tantangan terbesar biasanya ada di urusan visa.
Kabar baiknya, ada banyak perusahaan besar di Jerman yang terbuka menerima pekerja asing sekaligus siap memberi sponsor visa kerja.
Jadi, kamu tidak perlu pusing soal dokumen keimigrasian karena perusahaan akan membantu mengurus prosesnya.
Berikut daftar perusahaan berdasarkan industrinya.
Baca Juga: Beasiswa buat yang Ingin Kuliah di Inggris dari S1 sampai S3, Plus Uang Saku Ratusan Juta
Perusahaan IT dan teknologi
Industri teknologi Jerman sedang kekurangan tenaga ahli, jadi peluangnya sangat besar. Beberapa perusahaan yang rutin membuka lowongan dengan sponsor visa antara lain:
- SAP: Perusahaan software terbesar di Jerman.
- Siemens: Konglomerat teknologi global.
- Bosch: Terkenal di bidang teknik dan pengembangan software.
- Zalando, Celonis, dan Delivery Hero: Startup besar berbasis di Berlin yang suka merekrut talenta internasional.
Industri otomotif
Artikel Terkait
5 Kiat Minta Bantuan Koneksi di LinkedIn untuk Cari Pekerjaan tanpa Terkesan Memaksa
Bagi Pekerja Kreatif dan Inovatif Wajib Menerapkan Divergent Thinking. Berikut Manfaat dan Alasannya!
Pasar Kerja Lagi Sulit: PHK Naik, Gaji Malah Turun. Pekerja Harus Lamar Ratusan Pekerjaan!
Mau Resign? Ucapkan Kata Perpisahan dengan Cara Ini, No Drama-drama Club!
Big No No! Jangan Sampaikan 4 Hal Ini saat Menulis Ucapan Perpisahan ke Rekan Kerja
3 Latihan Utama Agar Keterampilan Divergent Thinking Kamu Makin Terasah dan Kamu Makin Bisa Diandalkan
Mengenal K3, yang Jadi Obyek Pemerasan Wamenaker Immanuel Ebenezer. Perusahaan Wajib Punya!
Jangan Sampai Salah Dalam Menanggapi Perilaku Manipulatif dan Negosiatif. Berikut Perbedaan Keduanya!
Panduan Lengkap Sertifikasi K3 untuk Pekerja dan Perusahaan Versi BNSP dan Kemnaker
Cara Santai Mengumumkan Keluar dari Tempat Kerja via LinkedIn, tapi Tetap Profesional