Pejuangkantoran.com - Lingkungan kerja yang sehat biasanya tercipta dari kombinasi suasana menyenangkan, keterlibatan antarkaryawan, dan perilaku organisasi yang positif.
Sayangnya, suasana ini bisa rusak ketika muncul rekan kerja atau atasan yang narsis, suka menguasai, atau bahkan mengancam.
Lama-lama, kantor bisa jadi tempat yang toxic dan membuat stres.
Apa itu sifat narsis?
Narsis bukan sekadar orang yang suka bercermin atau bangga pada dirinya.
Dalam psikologi, sifat ini erat kaitannya dengan Gangguan Kepribadian Narsistik (NPD) atau Narcissistic Personality Disorder.
Cirinya antara lain:
- Merasa dirinya paling penting dan butuh dipuji berlebihan.
- Merasa berhak dapat perlakuan istimewa.
- Sering membesar-besarkan prestasi atau pencapaian.
- Hanya mau bergaul dengan orang yang dianggap “selevel”.
- Minim empati dan sering meremehkan orang lain.
- Tidak ragu memanfaatkan orang untuk kepentingan pribadi.
- Cenderung sombong dan pamer berlebihan.
Meski tidak semua orang dengan sifat narsis punya NPD, ciri-ciri ini bisa membuat suasana kerja jadi tidak nyaman.
Baca Juga: Kesalnya Kalau Si NPD Mulai Merajalela, Ini Cara Menghadapi Si Narsis di Kantor
Bentuk pelecehan narsistik di kantor
Pelecehan narsistik sering kali tidak langsung terlihat. Beberapa contohnya adalah:
- Gaslighting. Membuat kamu ragu pada ingatan atau penilaian sendiri. Misalnya, mereka bilang “kamu salah ingat” padahal faktanya jelas.
- Menghina di depan umum. Mengkritik atau merendahkan di depan rekan kerja lain.
- Menghambat pekerjaan. Bisa dengan sengaja membuat proyek gagal lalu menyalahkan kamu.
- Kontrol berlebihan. Micromanaging, mengambil kredit atas hasil kerja kamu, atau membuat keputusan sepihak.
- Mengisolasi. Menyebar rumor, membentuk kelompok, atau menjauhkan kamu dari tim.
Sikap-sikap ini bisa membuat kamu cepat lelah secara mental, bahkan meningkatkan turnover dalam perusahaan.
Pasokan narsistik di tempat kerja
Orang narsis butuh yang namanya “pasokan narsistik”, yaitu perhatian, validasi, dan kekaguman dari orang lain.
Artikel Terkait
4 Cara untuk Menyembuhkan Diri setelah Keluar dari Pekerjaan dengan Lingkungan Kerja Toxic
Berani Bilang 'Tidak' untuk si Bos Toxic! (Tapi Tetap Profesional)
Kamu Bisa Lihat Tanda-tanda Lingkungan Kerja yang Toxic sejak Wawancara Kerja, Ini Caranya!
Pernah Punya Bos Toxic? Awas Alami Post-Bad Boss Stress Disorder (PBBSD)
Bicara di Depan Umum Memang Bikin Nervous, Untung Ada Cara Melatih Public Speaking agar Lebih Pede
Begini Trik agar Tampak Percaya Diri tanpa Terlihat Sombong saat Wawancara Kerja
7 Ungkapan Ini Bisa Membuat Kamu Terlihat Kurang Percaya Diri, Bagaimana Cara Menggantinya?