PejuangKantoran.com - Sekarang ini kita hidup di era kecerdasan buatan (AI) sehingga banyak pekerjaan bisa dikerjakan mesin dengan cepat dan efisien.
Namun, ada satu hal yang masih jadi “senjata rahasia” manusia, yaitu kreativitas.
Mesin bisa meniru, menghitung, dan menyalin, tetapi ide-ide segar dan cara pandang unik tetap lahir dari manusia.
Namun, jangan dikira kreativitas hanya milik seniman, penulis, atau direktur kreatif yang tiap hari membuat konsep baru.
Faktanya, kita semua lahir dengan potensi kreatif. Sayangnya, seiring bertambahnya usia, sebagian dari kita justru kehilangan sisi kreatif itu.
Baca Juga: Yang Pengalaman Handle Brand, Ada Lowongan Brand Communication Executive di PT HM Sampoerna
Kita jadi lebih waspada terhadap penilaian orang lain, lebih takut salah, dan lebih sibuk berpikir “rasional”.
Menurut Harvard Business Review, inilah yang membuat banyak orang berhenti mengekspresikan ide liar mereka.
Padahal, kreativitas sangat penting dalam hidup sehari-hari.
Tidak heran kalau dalam sebuah survei terhadap 1.500 CEO dari berbagai negara, sifat kreatif dianggap lebih penting daripada disiplin, kecerdasan, atau kualitas lain yang biasanya jadi tolok ukur kesuksesan.
Apa penyebab kamu “berhenti” kreatif?
Jika kamu sering merasa kreativitas buntu atau mandek, ternyata ada penjelasan ilmiahnya.
FYI, bagian otak yang berperan besar untuk kreativitas adalah korteks prefrontal dorsolateral. Bagian ini juga mengatur harga diri dan kritik diri.
Saat bagian otak ini terlalu aktif, kamu cenderung mengikuti norma sosial sehingga jadi lebih takut terlihat berbeda dan akhirnya menghambat kreativitas.
Artikel Terkait
Tren Kerja Tanpa Batas Bikin Kita Bisa Kerja di Perusahaan Global tanpa Harus Pindah Negara
Dampak PHK di Era AI yang Dirasakan oleh Karyawan yang Bertahan, terutama dalam Rutinitas Kerja
Penting Diketahui Para Pimpinan, AI Makin Diandalkan Karyawan, Ini Langkah yang Harus Diambil!
Ghost Vacationing, Tren Liburan Diam-Diam yang Mulai Marak di Dunia Kerja
Loud Leaving, Tren Baru yang Katanya Bisa Membuat Budaya Kerja Lebih Sehat. Benarkah?
Berprestasi di Kantor Boleh, tapi Jangan Sampai Jadi Overachiever. Bikin Kamu Capek Sendiri!
Cara Menghindari Window-sitting Agar Tak Membuat Karir Mandeg dan Semangat Kerja Turun
Selain Hemat Biaya, Kerja di Luar Negeri Tanpa Agen Juga Memberikan Kamu Lebih Banyak Kendali
Underemployment Ada di Depan Mata, Pahami Penyebabnya dan Lakukan Hal yang BIsa Mengatasinya!
Cari Karier yang Pas Bukan Cuma Soal Uang, tapi Juga Kebahagiaan Diri Sendiri