Mau Lebih Unggul dari AI? Asah Kemampuan Kreatif Kamu Sekarang Juga!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 19 September 2025 | 21:19 WIB
Ilustrasi teknologi AI dan fitnah digital (Foto: DailyNotif.com/AI)
Ilustrasi teknologi AI dan fitnah digital (Foto: DailyNotif.com/AI)

PejuangKantoran.com - Sekarang ini kita hidup di era kecerdasan buatan (AI) sehingga banyak pekerjaan bisa dikerjakan mesin dengan cepat dan efisien.

Namun, ada satu hal yang masih jadi “senjata rahasia” manusia, yaitu kreativitas.

Mesin bisa meniru, menghitung, dan menyalin, tetapi ide-ide segar dan cara pandang unik tetap lahir dari manusia.

Namun, jangan dikira kreativitas hanya milik seniman, penulis, atau direktur kreatif yang tiap hari membuat konsep baru.

Faktanya, kita semua lahir dengan potensi kreatif. Sayangnya, seiring bertambahnya usia, sebagian dari kita justru kehilangan sisi kreatif itu.

Baca Juga: Yang Pengalaman Handle Brand, Ada Lowongan Brand Communication Executive di PT HM Sampoerna

Kita jadi lebih waspada terhadap penilaian orang lain, lebih takut salah, dan lebih sibuk berpikir “rasional”.

Menurut Harvard Business Review, inilah yang membuat banyak orang berhenti mengekspresikan ide liar mereka.

Padahal, kreativitas sangat penting dalam hidup sehari-hari.

Tidak heran kalau dalam sebuah survei terhadap 1.500 CEO dari berbagai negara, sifat kreatif dianggap lebih penting daripada disiplin, kecerdasan, atau kualitas lain yang biasanya jadi tolok ukur kesuksesan.

Apa penyebab kamu “berhenti” kreatif?

Jika kamu sering merasa kreativitas buntu atau mandek, ternyata ada penjelasan ilmiahnya.

FYI, bagian otak yang berperan besar untuk kreativitas adalah korteks prefrontal dorsolateral. Bagian ini juga mengatur harga diri dan kritik diri.

Saat bagian otak ini terlalu aktif, kamu cenderung mengikuti norma sosial sehingga jadi lebih takut terlihat berbeda dan akhirnya menghambat kreativitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Lifehack

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X