Referensi Profesional vs Referensi Personal, Mana yang Harus Kamu Cantumkan di Lamaran Kerja?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 29 September 2025 | 16:50 WIB
Surat referensi bisa menjadi nilai plus kamu ketika melamar kerja. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Surat referensi bisa menjadi nilai plus kamu ketika melamar kerja. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Sebelum masuk ke tahap wawancara kerja, ada satu hal penting yang sering dilupakan banyak orang, yaitu referensi profesional.

Kandidat yang cerdas biasanya sudah menyiapkan 2 – 3 orang yang bisa memberikan penilaian positif tentang dirinya, mulai dari etos kerja, pengalaman, hingga integritas.

Masalahnya, mencari referensi tidak selalu mudah. Apalagi kalau kamu baru mulai bekerja, sedang ganti karier ke bidang baru, atau pernah punya pengalaman kurang enak dengan atasan sebelumnya.

Yuk, kita bahas satu per satu!

Baca Juga: Banyak Yang Belum Mengerti, 5 Hal Ini Sering Ditanyakan Tentang Referensi di CV. Ini Penjelasannya!

Apa itu referensi profesional?

Referensi profesional adalah orang-orang yang bisa menjelaskan kemampuan kerja kamu dari sudut pandang profesional. Mereka biasanya orang yang pernah bekerja atau berkolaborasi langsung dengan kamu.

Misalnya:

  • Mantan atasan;
  • Rekan kerja;
  • Mentor atau konsultan karier
  • Dosen atau pelatih, kalau kamu masih fresh graduate.

Referensi seperti ini sangat dipercaya oleh HR atau manajer perekrutan karena mereka bisa memberikan gambaran nyata tentang bagaimana kamu bekerja sehari-hari.

Baca Juga: Jika Tidak Diminta Memberikan Referensi dalam CV, Sebaiknya Tak Usah Lampirkan Daftar Referensi

Apa bedanya dengan referensi personal?

Selain referensi profesional, ada juga yang namanya referensi personal atau referensi karakter. Bedanya, referensi ini fokus pada kepribadian dan attitude kamu, bukan kemampuan teknis.

Referensi pribadi bisa berasal dari:

  • Guru atau dosen;
  • Pelatih di komunitas;
  • Teman dekat;
  • Bahkan anggota keluarga, asal konteksnya tepat dan tetap profesional.

Referensi karakter ini berguna jika kamu belum punya pengalaman kerja banyak, tetapi ingin menunjukkan bahwa kamu bisa dipercaya dan punya sikap baik. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Career Contessa

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X