PejuangKantoran.com- Kalau kamu suka bekerja dengan data atau tertarik terjun ke dunia teknologi, mungkin kamu pernah dengar istilah Data Architect atau Arsitek Data. Namun, kamu mungkin juga bertanya-tanya sebenarnya mereka ini kerjanya apa?
Secara sederhana, arsitek data adalah orang yang bertanggung jawab membuat dan menjaga “rumah besar” tempat seluruh data perusahaan disimpan.
Mereka bukan cuma membuat database, tetapi juga memastikan data tersebut bisa diakses dengan cepat, aman, dan rapi untuk dipakai oleh tim lain seperti analis data, developer, atau tim manajemen.
Bayangkan kalau data perusahaan itu seperti tumpukan berkas di kantor. Kalau tidak ditata dari awal, lama-lama jadi seperti gudang berantakan yang membuat semua orang stres.
Nah, tugas arsitek data adalah membuat sistem penyimpanan yang rapi dan efisien supaya tidak jadi “spaghetti data”.
Baca Juga: Hidup Aktif di Tengah Kursi Kantor: Panduan Sehat untuk Pejuang 9-to-5
Mengapa profesi ini penting?
Sekarang, semua perusahaan berlomba-lomba memanfaatkan data untuk bikin keputusan bisnis. Dari e-commerce sampai perbankan, semuanya butuh data untuk analisis pelanggan, keamanan, sampai pengembangan produk baru.
Survei global bahkan menunjukkan lebih dari 80% perusahaan berencana meningkatkan investasi di bidang data dan AI. Artinya? Profesi yang berhubungan dengan data, terutama arsitek data, sedang sangat dicari.
Tanpa arsitek data, data perusahaan bisa berantakan, susah diakses, atau bahkan bocor. Makanya posisi ini dianggap vital dan biasanya berada di level strategis bersama Chief Data Officer atau kepala tim IT.
Berapa gajinya?
Ini bagian yang menarik. Di Indonesia, rata-rata gaji Data Architect bisa mulai dari Rp10 juta per bulan. Namun, untuk yang sudah berpengalaman, bisa tembus antara Rp18 juta sampai Rp50 juta per bulan.
Faktor yang menentukan biasanya adalah pengalaman, kemampuan teknis, dan ukuran perusahaan.
Apa saja tugas sehari-harinya?
Artikel Terkait
Segini Gaji Cloud Engineer, Posisi yang Mengoptimalkan Infrastruktur Cloud agar Operasional Bisnis Berjalan Efisien
4 Program Pengembangan Karyawan yang Nggak Cuma Meningkatkan Keterampilan tapi juga Kepuasan Kerja
Jangan Terlalu Keras sama Diri Sendiri, Jangan Sampai Kamu ‘Menderita’ Dismorfia Karier
8 Skills yang Harus Dikuasai Jika Kamu Ingin Menjadi Cloud Engineer yang Andal
Administrator Sistem, Si Penjaga Sistem yang Jarang Disorot Namun Gajinya Menjanjikan!
Menurut Ahli Karier dari LinkedIn Ambisi Tenang Itu Membuatmu Bijak Mengambil Keputusan Karier
Post-holiday Turnover, Resign Setelah Liburan. Apa yang Bisa Dilakukan Karyawan dan Atasan?
12 Tugas Sehari-Hari Administrator Sistem yang Kadang Tidak Terlihat Namun Sangat Penting!
10 Skill Penting yang Wajib Dimiliki Administrator Sistem, Baik Pemula Maupun yang Profesional
AI di Dunia Kerja Bukan Sekadar Teknologi Canggih, tapi Jadi Penentu Gaya Kerja Masa Depan