Tanyakan hal ini pada diri kamu:
- Masih mau di jalur yang sama atau ingin coba industri baru?
- Mau kerja kantoran lagi, remote, freelance, atau mulai bisnis kecil?
- Ada keterampilan baru yang ingin dipelajari?
Ingat, pengalaman bertahun-tahun adalah modal besar. Jadi, kamu bukan mulai dari nol.
- Aktifkan lagi jaringan profesional
Sekarang waktunya menghubungi teman kerja lama, atasan lama, atau kolega yang kamu percaya. Kasih tahu kalau kamu sedang mencari peluang baru.
Faktanya, banyak orang berhasil dapat kerja bukan dari portal lowongan, tetapi dari koneksi pribadi.
Baca Juga: Dulu Jadi Jaminan, Kini 10 Jurusan Kuliah Ini Mulai Redup di Pasar Kerja yang Berubah Cepat
- Pelajari lagi tren pasar kerja saat ini
Kalau sudah lama tidak melamar kerja, mungkin kamu ketinggalan soal tren rekrutmen terbaru. Mulai dari format CV, cara perusahaan menyaring kandidat, hingga keterampilan apa yang sedang dicari.
Coba lihat-lihat lowongan di LinkedIn atau platform lain. Baca deskripsi pekerjaannya, catat keterampilan yang sering disebut, lalu sesuaikan CV dan profil kamu. Jangan ragu ikut pelatihan atau kursus online kalau perlu.
Jadi, meski dipecat setelah bertahun-tahun terasa berat, tetapi ini bukan akhir perjalanan kamu. Anggap saja ini jalan memutar menuju versi hidup yang lebih baik.
Kamu bukan kehilangan segalanya, kamu hanya sedang pindah bab. Ingat, kamu bukan mulai dari nol, tetapi mulai kembali dengan segudang pengalaman. ***
Artikel Terkait
Karyawan yang Resign Berhak atas Uang Pisah, Begini Aturannya menurut Peraturan Pemerintah
AI Career Coach Makin Jadi Pilihan untuk Menganalisis Skill, Minat, sampai Tren Pasar Kerja
Ini Kunci! Mengembangkan Keterampilan Baru Penting Bagi Karyawan Maupun Perusahaan!
Dampak PHK di Era AI yang Dirasakan oleh Karyawan yang Bertahan, terutama dalam Rutinitas Kerja
Cara Memperbarui CV sesuai Standar 2025 untuk Melamar Pekerjaan Baru setelah Terkena PHK
Post-holiday Turnover, Resign Setelah Liburan. Apa yang Bisa Dilakukan Karyawan dan Atasan?