Sukses di Tempat Kerja saat Ini Bukan Hanya Soal Gaji dan Jabatan, Namun Hal Berikut Ini Lebih Penting!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 27 Oktober 2025 | 15:45 WIB
Sukses di kantor tak melulu soal gaji dan jabatan, namun juga  kesejahteraan jasamani-rohani. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Sukses di kantor tak melulu soal gaji dan jabatan, namun juga kesejahteraan jasamani-rohani. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Laporan Indeed menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan bukan cuma pelengkap, tetapi faktor penting yang memengaruhi kinerja.

Disebutkan, karyawan yang bahagia dan sehat ternyata 1,5 kali lebih sering mencapai target dibanding mereka yang kesejahteraannya rendah.

Matthew Vaughn, seorang analis proyek, mengatakan bahwa kesuksesan di tempat kerja dimulai ketika seseorang diperlakukan sebagai manusia, bukan sekadar mesin.

Matthew bercerita bahwa ia pernah punya atasan yang benar-benar peduli padanya sehingga membuatnya termotivasi. 

“Namun, kalau atasan hanya peduli hasil, saya jadi kehilangan semangat dan mulai mencari pekerjaan lain,” katanya.

Kini, hampir semua pencari kerja memperhatikan aspek kesejahteraan saat memilih perusahaan. Mereka ingin tahu apakah tempat kerja mendukung keseimbangan hidup, punya budaya sehat, dan memperlakukan karyawan dengan baik.

Baca Juga: Dari Selandia Baru hingga Brasil, Ini 10 Negara dengan Work-Life Balance Terbaik di Dunia 2025

Zac Zamora, PhD. mengatakan bahwa di bidang penelitian, kesejahteraan sering kali bukan prioritas. Menurut Zack, ada kencenderungan bahwa karyawan dituntut harus terus berkorban demi kebaikan bersama.

Hal serupa juga dirasakan Mackenzie Nichols, seorang psikolog sekolah. Ia sering merasa beban kerja yang berat membuatnya stres, bahkan sulit menikmati waktu pribadi. 

Namun, yang membuatnya tetap bertahan adalah rasa kebersamaan di tempat kerja. Dengan rasa kebersamaan ini, membuat Zack merasa tidak sendirian ketika mengalami kelelahan.

Pada akhirnya, sukses di tempat kerja bukan hanya soal naik jabatan atau gaji besar. Namun, juga tentang bagaimana merasa dihargai, punya keseimbangan, dan bisa bekerja dengan sehat, baik fisik maupun mental. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X