Marah itu manusiawi, tetapi ketika kamu berubah menjadi kasar, manipulatif, atau intimidatif, dampaknya bisa sangat serius. Reputasi kerja bisa rusak, dan kesempatan naik jabatan semakin menjauh.
5. Menghindari masalah dan membiarkannya berlarut-larut
Menunda percakapan sulit, atau pura-pura tidak ada masalah mungkin terasa lega sementara. Namun, penelitian menunjukkan bahwa menghindari masalah justru meningkatkan kecemasan dan membuat masalah membesar.
6. Menunda pekerjaan ketika merasa kewalahan
Kebiasaan menunda-nunda terkadang muncul karena kita takut gagal. Padahal kalau dibiarkan, kebiasaan membuat gaji kamu lebih rendah, masa kerja lebih pendek, dan kehilangan kesempatan naik jabatan.
Baca Juga: OpenAI Luncurkan ChatGPT Health, Dorong Pengguna untuk Menghubungkan Rekam Medis Mereka
Sumber stres di kantor itu beragam, dari beban kerja yang berat, tenggat waktu yang ketat, konflik dengan rekan kerja, minim apresiasi, hingga rasa tidak aman karena isu PHK. Mungkin kamu pernah atau sedang mengalaminya.
Tetapi cara menghadapi stres yang kurang baik, tekanan yang kamu rasakan tidak akan berkurang, justru akan bertambah.
Namun dengan membangun strategi coping yang lebih sehat, baik secara mandiri maupun dengan bantuan mentor atau coach, peluang untuk berkembang dan sukses dalam jangka panjang akan jauh lebih besar.
Artikel Terkait
Konflik Politik Makin Tegang dengan Amerika Serikat, Toyota Minta Karyawannya di Venezuela WFH Sementara
Ikut Nonton Show 'Mens Rea', Ahok: 'Waduh Gila Deh, Pandji Pragiwaksono Nekad Banget!'
Pengembang Properti PT Hatten Bali Tbk Membuka Lowongan Kerja Brand Activation
Ketika Ada yang Sakit Namun tetap Hadir di Kantor atau Online, Waspada Karena Presenteeism Ini Berdampak Buruk!
IHSG Naik, Tapi Belum Merata: Ini Peluang Saham Fundamental di 2026
Coca-Cola Umumkan PHK 75 Pegawai di Atlanta, Berlaku Februari 2026
Halo Para Manajer, Presenteeism Bukan Malas! Ini Cara Mengenali, Mendiagnosis, Mengatasi, dan Mencegahnya!