Halo Para Manajer, Presenteeism Bukan Malas! Ini Cara Mengenali, Mendiagnosis, Mengatasi, dan Mencegahnya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 9 Januari 2026 | 13:14 WIB
Seorang manajer wajib mengetahui dan memahami presenteeism di timnya dan wajib menanganinya dengan tepat. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Seorang manajer wajib mengetahui dan memahami presenteeism di timnya dan wajib menanganinya dengan tepat. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.comPresenteeism itu beda dari malas, meskipun sama-sama menunjukkan adanya penurunan produktivitas.

Secara umum, presenteeism itu ditunjukkan dengan kehadiran karyawan (baik secara online maupun offline) namun tidak ada perkembangan kerja. Karyawan terlihat bekerja full time namun progresnya minim.

Meskipun terlihat niat bekerja, karyawan yang mengalami presenteeism itu terlihat menurun energinya dan terihat kelelahan.

Sementara seorang yang malas, produktivitasnya menurun karena memang niat bekerja rendah meskipun energi ada. Jam kerja minim walaupun tidak menunjukkan kelelahan.

Sebagai seorang manajer, kamu wajib dan harus bisa membedakan hal ini.

Berikut ini kerangka kerja praktis bagi seorang manajer untuk mendeteksi dan menangani presenteeism. Kerangka kerja ini disusun end-to-end dan runut, mulai mengenali, mendiagnosis, mengatasi, dan mencegah berulang.

Kerangka ini realistis untuk level manajerial (bukan klinis) dan dapat diterapkan di tim operasional maupun profesional.

Baca Juga: Ketika Ada yang Sakit Namun tetap Hadir di Kantor atau Online, Waspada Karena Presenteeism Ini Berdampak Buruk!

Tahap Mengenali (Early Recognition)

Tujuan manajer: mendeteksi presenteeism sedini mungkin sebelum menjadi burnout atau turnover.

Sinyal yang perlu diperhatikan oleh manajer yang harus peka terhadap pola, bukan kejadian tunggal:

  • Jam kerja panjang, tetapi progres kecil.
  • Kualitas output menurun tanpa perubahan kompetensi.
  • Energi rendah, fokus pendek, banyak kesalahan kecil.
  • Hadir terus, tetapi partisipasi menurun.
  • Jarang cuti, tetapi sering terlihat lelah.

Prinsip penting: Presenteeism sering muncul pada karyawan yang bertanggung jawab dan berkomitmen tinggi, bukan yang malas.

 

Tahap Mendiagnosis (Managerial Diagnosis)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X