PejuangKantoran.com - Kita mungkin pernah mengalami atau menyaksikan rekan kerjamu yang kerjanya jago banget di bidang yang ia jalani, lalu tiba-tiba diangkat jadi manajer.
Niatnya baik, sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. Timnya malah berantakan, dan manajer baru tadi malah kelihatan stres dan nggak happy.
Ternyata, perasaan ini bukan cuma asumsi. Riset dari Gartner baru-baru ini menunjukkan adanya masalah serius dalam dunia manajemen.
Baca Juga: Mengenal 4 Penanggalan: China, Jawa, Hijriah, dan Masehi dari Berbagai Aspek
Hanya sekitar sepertiga pemimpin HR yang merasa manajer lini depan mereka efektif. Dari sisi karyawan pun sama sedihnya: cuma 38% yang puas dengan kualitas atasan mereka.
Lalu, apa yang salah? Apakah HR memilih manajer yang kurang kompeten?
Jadi manajer karena terpaksa
Banyak perusahaan yang masih terpaku pada pola pikir lama: kalau seseorang jago di bidang teknis, dia pasti mampu memimpin orang. Padahal, itu dua hal yang berbeda banget.
Survei pada tahun 2025 menemukan fakta mengejutkan, yaitu satu dari empat manajer sebenarnya lebih suka kalau mereka tidak usah memimpin orang sama sekali. Angka ini naik dibanding dua tahun lalu.
Masalahnya, proses pemilihan manajer kita seringkali melihat ke belakang, bukan ke depan. Perusahaan cenderung mempromosikan orang berdasarkan performa masa lalu mereka sebagai kontributor individu.
Baca Juga: Begini Cara Memanfaatkan Karakteristik Shio Kuda untuk Keuntungan Kamu di Tahun Kuda Api
Namun, perusahaan tidak benar-benar menguji apakah mereka punya minat atau bakat untuk mengelola konflik, melakukan penilaian karyawan, atau memberikan feedback yang sulit kepada rekan kerja.
Mencegah sebelum terlanjur
Supaya tidak terus-menerus dipimpin oleh manajer yang kurang kompeten, HR perlu mengubah cara mainnya. Jangan biarkan posisi manajer jadi hadiah yang pasif. Sebaliknya, jadikan itu pilihan aktif yang disadari.
Salah satu caranya adalah dengan menyampaikan sisi gelap dunia manajemen sebelum menaikkan jabatan karyawan yang dianggap jago.
Artikel Terkait
Mantan Istri Pangeran Andrew Berniat Menulis Buku yang Mengungkap Kebobrokan Sang Mantan1
Nggak Cuma Karakternya, Ini yang Bikin Jerome Kurnia Mau Main di Series 'A Little White Lie'
Jangan Sepelekan Bangun Tidur Mendadak. Berikut Tips Agar Bisa Bangun Tidur yang Aman untuk Sahur
Banyak Distraksi di Kantor yang Membuatmu Tidak Fokus? Solusinya, Lakukan Timeboxing!
Mengapa Penentuan Hilal (Bulan Baru) Menggunakan Hisab dan Rukyat?
8 Manfaat Kurma yang Membuatnya Tak Hanya Cocok Untuk Sahur dan Berbuka Puasa Saja
Kopi atau Teh: Mana yang Lebih Baik untuk Memulai Hari?