Siapa yang bisa menggunakan EAP?
EAP biasanya terbuka untuk semua karyawan dan anggota keluarga inti mereka. Inilah kenapa kadang disebut juga sebagai EFAP (Employee and Family Assistance Programs). Kalau keluarga kamu kebetulan sedang ada masalah, kamu bisa mengajak orang tua atau pasangan untuk konsultasi bersama.
Disediakan gratis
Di banyak perusahaan bahkan disediakan gratis. Banyak perusahaan rela berinvestasi di program EAP demi meningkatkan kesejahteraan karyawan mereka. Logikanya sederhana, kalau karyawan merasa sehat secara mental dan fisik, performa kerja mereka pasti makin baik, perusahaan pun jadi makin sukses. Ujung-ujungnya, investasi yang dikeluarkan bakal balik modal juga.
Baca Juga: Cuma 53% Karyawan yang Memanfaatkan Fasilitas yang Disediakan di Kantor, Apa PR buat Perusahaan?
Lalu, apa yang membuat sebuah Employee Assistance Program dianggap sukses?
Kuncinya ada pada kerahasiaan yang ketat. Tanpa jaminan privasi, karyawan pasti akan takut untuk terbuka. Selain itu, dukungan penuh dari manajemen dan sosialisasi program yang rutin kepada karyawan tentang cara mengakses layanan ini juga sangat krusial.
Program yang bagus juga harus dievaluasi secara berkala. Tujuannya simpel, memastikan layanan yang diberikan benar-benar meningkatkan kesejahteraan karyawan dan perusahaan. Jadi, bukan cuma sekadar formalitas belaka.
Artikel Terkait
In This Economy, Nggak Cuma Cari Kerja yang Susah. Cari Karyawan Baru Juga Ribet Banget!
Diam-Diam Mengintai: Pola Makan yang Bisa Merusak Ginjal di Usia Muda
Pemerintah Kaji WFH untuk Hemat BBM, Ini Kata Bahlil
Catat! Jadwal Operasional Bank Selama Libur Lebaran 2026
Banyak Gerainya yang Tutup, Salah Satu Pemegang Waralaba Domino's Pizza Nyatakan Bangkrut
6 Alasan Mengapa ChatGPT Tidak Bisa Menggantikan Applicant Tracking System saat Proses Rekrutmen
5 Ciri Seorang yang Punya Keterampilan Managing Up yang Wajib Diketahui Atasan