Pejuangkantoran.com – Kasus dugaan fabrikasi/manipulasi riset yang dilakukan Prihantini bersama Rifaldy Fajar dan Rini Winarti di konferensi internasional kesehatan International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Disease (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, ditengarai didasarkan karena mengejar mendapatkan travel grant.
Bagi para akademisi dan periset, travel grant adalah salah satu dana bantuan yang sangat dibutuhkan agar bisa mendapatkan akses ke ekosistem akademik internasional dengan biaya yang jauh lebih ringan.
Selain itu, kehadiran langsung di konferensi, workshop, atau laboratorium lain sering sangat menentukan perkembangan karier dan kualitas penelitian. Apalagi dan dari travel grant itu lumayan menggiurkan karena cakupan dananya cukup banyak, seperti tiket transportasi, akomodasi/hotel, biaya visa, uang saku, dan biaya registrasi acara.
Travel grant yang dianggap paling menarik dan kredibel biasanya berasal dari organisasi ilmiah internasional besar, lembaga pendanaan riset global, asosiasi profesi terkemuka, atau konferensi top-tier.
Kredibilitasnya tinggi karena seleksinya kompetitif dan memiliki reputasi kuat dalam komunitas akademik. Berikut beberapa lembaga dengan tavel grant yang prestisius:
- Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) Student dan Conference Travel Grants
Bidang: Teknik, Informatika, Telekomunikasi, AI, Elektronika, Robotika
Nilai grant: Umumnya USD 500–1.500. Beberapa konferensi hingga USD 1.500 per penerima.
Waktu: Mengikuti jadwal masing-masing konferensi IEEE sepanjang tahun
Mengapa prestisius:
- IEEE adalah salah satu organisasi teknik terbesar di dunia.
- Banyak konferensinya terindeks Scopus dan sangat dihormati dalam dunia akademik.
Contoh:
- IEEE ICC: hingga USD 1.250.
- IEEE Education Society Travel Award: hingga USD 1.500.
- IEEE CEDA: hingga USD 1.500 untuk perjalanan antarbenua.
Website: IEEE Travel Grants (www.ieee.org)
- Association for Computing Machinery (ACM) Travel Grants
Bidang: Computer Science, Machine Learning, Networking, Human-Computer Interaction, Software Engineering
Nilai grant: Bervariasi menurut konferensi, nilainya ratusan hingga beberapa ribu dolar AS.
Artikel Terkait
Financial Analyst, Pekerjaan Cocok untuk Kamu yang Suka Riset dan Hitungan. Gajinya Bisa Sampai 10 Juta!
Selain Beasiswa, Asisten Riset Bisa Jadi Cara Pintar untuk Biayai Kuliah Kamu di Luar Negeri
Dua Peneliti Muda Indonesia Temukan Senyawa Baru untuk Atasi Diabetes yang Diakui Dunia
Setelah Dikecam, Oxford Akhirnya Mengakui Peran Peneliti Indonesia dalam Penemuan Rafflesia Hasseltii