Conscious quitting itu bukan sekadar tren sesaat, melainkan perubahan cara pandang tentang arti kesuksesan berkarier. Gaji yang besar, fasilitas lengkap, dan jam kerja fleksibel memang tetap penting.
Tapi kalau budaya kerja dan nilai hidup sudah nggak sejalan, uang sebanyak apa pun nggak bakal cukup buat menahan karyawan terbaik untuk bertahan di tempat kerja. Pada akhirnya mereka akan resign jika hal-hal itu nggak terpenuhi.
Artikel Terkait
Apa yang Terjadi Jika Makan Tomat Setiap Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi
YBB Buka Lowongan Magang 2026, Kesempatan Bergabung dalam Organisasi Kepemudaan Internasional
Beasiswa Franklin University Switzerland 2026 di Swiss Tersedia untuk Mahasiswa Jenjang S1
Kapan Video Assistant Referee (VAR) Pertama Kali Digunakan di Piala Dunia?
Mengapa Rekruter Bertanya, "Apakah Kamu Bisa Bekerja sama dengan Orang Lain?" saat Wawancara Kerja
Cara Menjawab Pertanyaan Wawancara 'Apakah Kamu Bisa Bekerja Sama dengan Orang Lain?'
Strategi Baru JAFF Market 2026 agar Film Indonesia Nggak Cuma Jago Kandang