Dengan demikian, membantu orang lain justru menjadi bagian dari ukuran keberhasilan.
- Menumbuhkan growth mindset
Dalam budaya growth mindset, keberhasilan orang lain dipandang sebagai bukti bahwa kemajuan bisa dicapai melalui belajar dan usaha. Jadi siapa saja punya kesempatan untuk berhasil.
- Mengurangi budaya politik kantor
Organisasi perlu memastikan bahwa informasi tersedia secara terbuka, keputusan dapat dijelaskan, pembagian proyek jelas, dan evaluasi terdokumentasi.
Persempit ruang untuk gosip dan spekulasi, maka semakin kecil peluang crab mentality berkembang.
- Melatih para pemimpin
Pemimpin memiliki pengaruh besar terhadap perilaku tim. Seorang manajer perlu memberi kredit kepada anggota tim, tidak membanding-bandingkan pegawai secara destruktif, menghentikan gosip, menyelesaikan konflik secara objektif, dan menghargai pendapat yang berbeda.
- Memberikan umpan balik yang rutin
Jika umpan balik hanya diberikan saat penilaian tahunan, karyawan mudah berspekulasi mengenai posisi mereka. Umpan balik berkala membuat setiap orang mengetahui apa yang sudah baik, apa yang harus diperbaiki, dan bagaimana peluang pengembangan kariernya.
Hal ini mengurangi kecemasan yang sering menjadi akar crab mentality.
Baca Juga: 3 Cara yang Bisa Kamu Terapkan dalam Melakukan Kolaborasi yang Efektif di Tempat Kerja
- Membangun keamanan psikologis (psychological safety)
Konsep ini, yang banyak dipopulerkan oleh Amy Edmondson, menggambarkan kondisi ketika anggota tim merasa aman untuk beride, mengakui kesalahan, bertanya, dan memberikan masukan tanpa takut dipermalukan.
Dalam lingkungan seperti ini, orang cenderung saling membantu daripada saling menjatuhkan.
- Mengelola konflik sejak dini
Crab mentality sering berawal dari konflik kecil yang tidak diselesaikan. Karena itu organisasi perlu menyediakan mekanisme mediasi, melatih penyelesaian konflik, mendorong komunikasi langsung, tidak membiarkan gosip berkembang menjadi permusuhan.
- Mengembangkan budaya berbagi pengetahuan
Jika pengetahuan dianggap sebagai "senjata" untuk mempertahankan posisi, orang akan enggan berbagi.
Kembangkan budaya berbagi dengan sesi berbagi ilmu, membuat dokumentasi kerja, memberi penghargaan kepada mentor, dan komunitas praktik (community of practice).
Semakin banyak ilmu dibagikan, semakin kecil peluang seseorang memperoleh kekuasaan dengan menahan informasi.
- Menindak perilaku yang merusak
Organisasi perlu membedakan antara kritik yang membangun dan perilaku yang bertujuan menjatuhkan orang lain. Patang mentolerir fitnah, sabotase pekerjaan, sengaja menahan informasi penting, mengambil kredit atas hasil kerja orang lain, dan mempermalukan rekan di depan umum.
Artikel Terkait
Karyawan yang Perform Justru Menerima Umpan Balik Terburuk, dan Mendorong Mereka Resign
Metode Umpan Balik Sandler Feedback Menjamin Hasilnya Lebih Efektif. Berikut ini Langkah-Langkahnya!
Panduan Bagi Manajer Dalam Membuat Prompt Untuk Untuk Kolaborasi Tim Lintas Fungsi
Apakah Itu Promosi Lateral? Ini Alasan Kamu Perlu Mencantumkan Tipe Promosi Jabatan Ini di CV
Karena Tidak Terukur, Kolaborasi di Tempat Kerja Jadi Lebih Sulit Dilakukan. Apa Solusinya?
Jangan Sepelekan Micro Behaviour, Pahami Perilaku Ini Karena Bisa Berdampak Besar dalam Organisasi