Ironisnya, penggunaan AI juga muncul dalam manajemen SDM. Sebanyak 86% perusahaan menggunakan AI untuk evaluasi kinerja karyawan, dan 55% menjadikannya syarat rekrutmen.
Tapi, cuma 27% karyawan yang benar-benar menerima pelatihan AI secara terstruktur. Tentunya ini nggak adil buat karyawan yang belum dapat kesempatan belajar.
Selain itu, meski AI dijanjikan untuk meredakan beban kerja, 75% staf keuangan justru merasa penggunaan AI meningkatkan rasa lelah dan burnout. Soalnya, mereka harus belajar dengan cepat, dengan ekspektasi yang terus berubah, tapi output-nya dituntut untuk terus meningkat.
Baca Juga: Gempa Susulan Masih Terjadi di Flores, Kapan Pekerja Dinyatakan Aman Kembali Bekerja?
Keterlambatan pembayaran masih terjadi
Prinsip yang sama juga diberlakukan untuk sistem otomatisasi keuangan yang lebih mapan. Tapi meski 85% tim keuangan sudah mengadopsi otomatisasi Accounts Payable (AP), masalah klasik tetap terjadi:
- 45% perusahaan masih sering terlambat membayar 21% hingga 40% faktur tiap bulannya.
- 96% responden menyebut masalah keterlambatan ini menjadi pemicu stres utama tim AP.
Dampaknya:
- 45% pemasok menerapkan syarat bayar di awal,
- 43% memutuskan hubungan kerja sama,
- 42% berlanjut ke jalur hukum.
Fakta-fakta tersebut menunjukkan, investasi teknologi saja tidak cukup. Kunci utamanya bukan sekadar membeli sistem otomatisasi, tetapi memastikan investasi tersebut benar-benar memberikan hasil operasional yang nyata dan terukur.
Artikel Terkait
Meski Loker Belum Resmi Ditutup, Kapan Harus Berhenti Berharap Mendapat Panggilan Interview?
Panduan Jalur Alternatif dari Wilayah Keberangkatan agar Tidak Terjebak Macet Demo 27 Agustus
Arya Saloka Harus Belajar Baca Al-Qur’an Lagi Demi Perannya sebagai Ustaz di Munafik: Melawan Iblis
Yayoi Kusama, Seniman Jepang yang Dijuluki Ratu Polka Dot, Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun
6 Pelajaran Self-Care dari Yayoi Kusama, Seniman yang Mengubah Kegagalan Menjadi Karya Besar
Desta Pamit dari Vindes Setelah 5 Tahun, Tegaskan Hubungan dengan Vincent Tetap Baik
10 Keterampilan Wajib Seorang Relation Manager Agar Tidak Blunder