“Mending hybrid aja, 3 hari kerja, 2 hari wfh,” tulis akun Instagram @fariidnugraha.
“Masih yang paling efektif hybrid sih. Kantor gw udh nerapin dan lumayan mengurangi stress,” pengalaman dari @katherina.noona.
Sistem kerja WFH sendiri sebenarnya sudah diterapkan sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020. Namun, sejak angkanya terus menurun, sudah banyak perusahaan yang tak lagi menerapkan WFH.
Baca Juga: “Indonesia’s Sweetheart” Syifa Hadju dan Rizky Nazar Bertemu Lagi di The Princess & The Boss
Sementara konsep kerja hybrid baru dilakukan akhir-akhir ini, yaitu merupakan penggabungan dari bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah atau lokasi lainnya. Meski belum banyak, tetapi sudah ada perusahaan yang melakukannya.
Bagaimana dengan kamu sendiri? Lebih setuju dengan aturan jam masuk kerja yang dibagi menjadi dua sesi atau lebih memilih WFH atau hybrid? (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Pewawancara Terlambat Menelepon atau Video Call untuk Interview Kerja? Lakukan 5 Langkah Ini
Kata Ahli, Tak Perlu Buat Daftar Pro dan Kontra saat Memutuskan Pindah atau Berhenti Kerja
Ari Irham Terkesan Berakting bareng Aktor Berkebutuhan Khusus di Angel: Kami Semua Punya Mimpi
Merry Riana Beberkan yang Bikin Film Angel: Kami Semua Punya Mimpi Relate Banget dengan Kita
Pendaftaran dan Registrasi Online Rekrutmen Bersama BUMN Ditunda 11 Mei 2023!
Rangkaian Kegiatan Penobatan Raja Charles III dan Keluarga Kerajaan Akhir Pekan Ini
Volvo PHK 1.300 Karyawan Demi Efisiensi Sumber Daya dan Optimalisasi Biaya
Selamat Hari Jumat, Ini Persiapan Wajib Usai Kerja Agar Weekend Kamu Lebih Menyenangkan
“Indonesia’s Sweetheart” Syifa Hadju dan Rizky Nazar Bertemu Lagi di The Princess & The Boss
Dirjen HAM Tanggapi Isu Karyawati Cikarang Harus Staycation untuk Perpanjang Kontrak