12 Jawaban Terbaik Jika Ditanya Alasan Resign dari Pekerjaan Sebelumnya Saat Wawancara Kerja

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 4 Juni 2023 | 10:52 WIB
Ilustrasi: Kalau ditanya  (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi: Kalau ditanya (Freepik/Drazen Zigic)

6. Kompensasi
Jika kompensasi adalah alasan kamu berhenti dari pekerjaan sebelumnya, hati-hati saat membicarakan topik ini saat wawancara kerja.

Kamu harus menyatakan ekspektasi gaji yang dimiliki. Sebutkan bahwa kamu meninggalkan posisi sebelumnya karena gajinya tidak cukup tinggi. Namun, jangan membuatnya terlihat seolah kamu hanya peduli pada uang.

7. Alasan keluarga
Perusahaan yang baik tidak akan merendahkan dirimu karena harus meninggalkan pekerjaan dengan alasan keluarga. 

Namun, jika ini alasan resign kamu, terangkan bahwa alasan tersebut sudah tidak lagi memengaruhimu. Ini karena tidak ada perusahaan yang mau mempekerjakan karyawan jika ada kemungkinan dia tidak bisa bertanggung jawab dengan pekerjaannya.

Baca Juga: Tips Menggunakan ChatGPT untuk Membantu Persiapan Sebelum Wawancara Kerja

8. Alasan kesehatan
Sekali lagi, tidak ada perusahaan yang akan mempermasalahkan hal ini. Namun, jika ini menjadi alasan kamu berhenti dari pekerjaan sebelumnya, berikan beberapa detail.

Misalnya, apakah masalah kesehatanmu kronis atau konsisten? Apakah itu akan memengaruhi kinerja pekerjaanmu jika perusahaan memutuskan untuk mempekerjakanmu?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan memaksimalkan peluangmu untuk mendapatkan posisi yang diinginkan.

9. Alasan kepemimpinan
Terkadang, perusahaan bisa memiliki tujuan yang salah karena kepemimpinan yang buruk. Dalam hal ini, jangan ragu untuk mengungkapkan kekecewaanmu terhadap kepemimpinan sebelumnya. Namun, tidak perlu menjelaskan terlalu banyak detail atau mencela mantan atasan.

Lebih baik tunjukkan kesalahan spesifik yang dilakukan mantan atasan. Ini bisa menjadi cara terbaik untuk menekankan bahwa kamu mencari atasan yang masuk akal.

10. Tidak tertantang di pekerjaan sebelumnya
Beberapa orang suka berkembang di bawah tekanan dan cepat bosan jika tidak memiliki cukup pekerjaan. Jika kamu salah satunya, kamu dapat mengatakan alasan ini.

Pewawancara mungkin akan menjelaskan beberapa tantangan yang kamu hadapi di posisi baru. Katakan bahwa kamu bersedia untuk mempelajari keterampilan baru dan memanfaatkan peluang pertumbuhan.

11. Lingkungan atau budaya kerja
Misalnya, semua karyawan terus-menerus berlomba satu sama lain karena sumber daya yang terbatas, yang mengakibatkan persaingan tidak sehat dan tidak ada kolaborasi.

Hanya saja, jangan mengatakannya terlalu negatif. Jangan menjelek-jelekkan mantan karyawan atau langsung menyalahkan mereka. Katakan bahwa kamu tidak cocok dengan budaya tempat kerja tersebut.

Baca Juga: Perlu Nggak Sih Kirim Email Perpisahan ke Klien Saat Mau Resign?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Entrepreneur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X