“Jujur saja, mencari nama untuk brand itu susahnya setengah mati. Kayaknya lebih mudah menghafal naskah film. Apalagi, mencari nama yang catchy dan mudah diingat.
Baca Juga: Luna Maya Blak-blakan Soal Pengelolaan SDM yang Jadi Tantangan Terberat sebagai Pengusaha
Jadi, mencari nama brand tetap harus dipikirkan secara matang. Apalagi, nama brand itu sekarang banyak banget. Kita mau patenin di hak cipta, karena sekarang sering sekali kebentur karena nama-nama yang ingin dipakai sudah dipatenkan orang lain,” akunya.
Bahkan, ia pun akhirnya memilih untuk melakukan FGD (focus group discussion) untuk membantu menentukan nama untuk brand keduanya.
“Bahkan kita ada second brand dan untuk menentukan nama, kita akhirnya mengadakan FGD. Kita lempar ke grup, ada 10 nama. Minta mereka pilih mana yang paling favorit,” tukasnya. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Gubernur Bali Luncurkan Daftar "Dos and Don’ts: bagi Turis Saat Berkunjung ke Pulau Bali
Awas Monday Blues, Rasa Malas Kerja di Hari Senin dan Cara Mengatasinya!
Lebaran dan THR Udah Lewat, Jadi Apa yang Menahan Kamu Buat Resign?
Sabaaar.... Pendaftaran Chevening Scholarships Baru Akan Dibuka Agustus 2023
19 Bacaleg di Serang Dinyatakan Psikopat Usai Tes Kesehatan, Disebut karena Kurang Istirahat
Ternyata Rata-rata CEO Memiliki Ciri-Ciri Psikopat, Coba Tebak Apa Tanda-tandanya!