Apa itu CV ATS dan Benarkah Bisa Membuatmu Lebih Mungkin Dipanggil Interview Kerja?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 13 Juni 2023 | 18:00 WIB
Ilustrasi: CV ATS (Applicant Tracking System) disebut-sebut sebagai format CV yang paling mampu membuatmu lolos seleksi kerja. (Screenshot Youtube The Staffing Circle)
Ilustrasi: CV ATS (Applicant Tracking System) disebut-sebut sebagai format CV yang paling mampu membuatmu lolos seleksi kerja. (Screenshot Youtube The Staffing Circle)

Untuk amannya, gunakan dokumen Word di .doc atau .docx. Ini akan memberikan lebih banyak kebebasan untuk menulis CV yang menarik bagi manajer perekrutan, tetapi tetap ramah ATS.

2. Jangan letakkan detail penting di header atau footer

Faktanya, penelitian mengonfirmasi bahwa ATS tidak dapat mengidentifikasi sebagian dari informasi kontak pencari kerja sebanyak 25%. Jadi, hindari menulis detail kontak penting (seperti nama, nomor telepon, atau alamat email) di header atau footer CV.

3. Optimalkan CV dengan keyword

Salah satu cara terbaik untuk memastikan CV kamu kompatibel dengan ATS adalah mengoptimalkannya dengan keyword yang tepat (alias pengoptimalan kata kunci).

Keyword yang dimaksud adalah yang mewakili soft skill dan hard skill yang kamu miliki serta keahlian yang telah diperoleh selama bertahun-tahun yang memenuhi syarat. Ini untuk membuktikan bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut.

Jika tidak yakin keyword apa yang harus digunakan, mulailah dengan mengumpulkan 3-5 deskripsi pekerjaan yang mewakili jenis posisi yang diminati. Jika kamu memiliki keterampilan atau kualifikasi tersebut, sertakan istilah-istilahnya ke dalam CV.

3. Hindari gambar, bagan, dan grafik

Meskipun ini mungkin terlihat bagus untuk mata manusia, tetapi CV akan menjadi berantakan atau benar-benar tereliminasi setelah melewati ATS.

Misalnya, kamu menyisipkan gambar atau bagan untuk menunjukkan keahlian utama, maka ATS tidak akan dapat membacanya. Jika menggunakan grafik untuk menandai nama di CV, informasi ini akan hilang di ATS.

4. Gunakan simbol point sederhana

Menjelaskan menggunakan point adalah metode yang bagus untuk menyoroti pencapaian dan kualifikasi di CV. Namun, jika kamu memilih simbol yang rumit untuk setiap point, nilai jual CV kamu tidak terbaca dengan baik.

Baca Juga: Saat Wawancara Kerja, Berikan Jawaban yang Ubah Kelemahan Dirimu Jadi Kekuatan. Ini Tipsnya!

Pilih opsi yang paling sederhana, seperti lingkaran padat, lingkaran terbuka, atau persegi. Simbol point tersebut untuk memastikan pelacakan CV akan meningkatkan, bukan daripada membuatnya tidak kompatibel dengan ATS.

5. Gunakan desain CV paling sederhana

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Top Resume, Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X