Terlalu Sering Meminta Maaf yang Tidak Perlu Juga Kurang Baik, Mending Katakan dengan Cara Lain

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 2 Juli 2023 | 13:20 WIB
Ilustrasi: Terlalu sering meminta maaf yang tidak perlu di tempat kerja juga kurang baik. (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi: Terlalu sering meminta maaf yang tidak perlu di tempat kerja juga kurang baik. (Freepik/Drazen Zigic)

PejuangKantoran.com - Melakukan kesalahan di tempat kerja tidak pernah bisa dihindari. Mengakui bahwa kamu melakukan kesalahan juga penting.
Namun, jangan terlalu sering meminta maaf. Menurut penelitian, meminta maaf secara berlebihan tidak akan membantu.

Meminta maaf yang tidak perlu, apalagi untuk hal-hal di luar kendali kita, tidak sesuai dengan deskripsi pekerjaan atau keahlian yang diharapkan, bukan kesalahan kita, atau untuk meredakan ketegangan saat merasa tidak nyaman, dapat dianggap sebagai perwujudan rasa kurang percaya diri.

Baca Juga: Kurang Bersemangat saat WFH? 6 Tips dari Ahli untuk Ubah Dekorasi Ruang Kerja di Rumah

Sayangnya, sulit untuk menghilangkan kebiasaan meminta maaf yang tidak perlu. Jadi, daripada menghilangkannya, lebih baik mengubahnya dengan mengatakan dengan cara yang lain.

Berikut adalah alternatif kalimat selain permintaan maaf agar tidak dianggap meminta maaf yang tidak perlu, menurut TikToker Sam, yang juga seorang pakar karir.

Alternatif untuk "Maaf saya terlambat"
Daripada memasang wajah meminta untuk dikasihani dan berkata, "Maaf saya terlambat ke pertemuan ini", Sam menyarankan untuk mengatakan, "Terima kasih sudah menunggu saya, saya menghargai kesabaran Bapak dan Ibu."

Kalimat ini mengakui bahwa kamu sudah menyita waktu orang lain, tetapi tetap memberi kesan bahwa kamu menghargai diri sendiri dan tetap memegang kendali di sini.

Alternatif untuk "Maaf saya salah melakukannya"

Ketika harus mengakui kesalahan, memang lebih mudah untuk meminta maaf sebesar-besarnya.
Namun jika "Maaf, saya benar-benar mengacaukan pekerjaan ini" membuatmu terkesan tidak berpengalaman, lebih baik katakan sesuatu yang lebih tegas.

Sam menyarankan kalimat seperti, "Terima kasih sudah memberitahu saya. Saya pasti akan cepat memelajarinya.”

Baca Juga: Selain Gaji, Ini 8 Hal yang Sebaiknya Dinegosiasikan saat Wawancara Kerja (Nggak Usah Segan!)

Kalimat ini memberitahu orang-orang bahwa kamu benar-benar belajar dari pengalaman dan mengakui kesalahan yang dilakukan.

Alternatif untuk "Maaf, saya akan melakukan yang lebih baik"

Jika kamu menerima kritik yang membangun, sebaiknya berterima kasih kepada orang tersebut karena telah membantumu, daripada mengasihani diri sendiri.

Jadi, tidak perlu bilang, "Maaf, saya berjanji akan melakukannya dengan lebih baik lain kali." Sam menyarankan untuk mengatakan, "Terima kasih atas kritiknya, saya akan melakukannya saat lain kali mengerjakan hal yang sama."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Refinery29

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X