Cara lainnya adalah memotong biaya lain-lain, seperti mengurangi biaya transportasi, membatasi makanan di kantor, atau menghapus pinjaman rumah, dan sebagainya.
Pemotongan bertahap ini bisa menyelamatkan setidaknya beberapa pekerjaan.
Manfaat yang akan didapatkan perusahaan
Memberhentikan orang adalah solusi jangka pendek yang bisa menjadi bumerang.
Saat perusahaan dapat memberhentikan karyawan yang bakat luar biasa dan diambil oleh para pesaingnya, mereka tetap saja harus kembali mencari, merekrut, melatih, dan mempertahankan karyawan baru.
Baca Juga: Mengapa Perusahaan Melakukan PHK Jarak Jauh Ketika Karyawan Sedang Bekerja dari Rumah?
Padahal, akan lebih murah mempertahankan karyawan melalui masa-masa sulit, daripada merekrut orang baru yang mungkin membutuhkan kompensasi yang lebih tinggi untuk mengimbangi inflasi yang tinggi.
Nilai plus lainnya, saat mempertahankan karyawan di saat sulit, perusahaan mendapatkan reputasi sebagai pihak yang berempati, setia, dan ramah terhadap karyawan.
Orang-orang akan mengingat keputusan berani tersebut dan bekerja lebih keras untuk “membalasnya”. Sebaliknya, jika pekerja tiba-tiba di-PHK, perusahaan akan dianggap tidak bisa memedulikan kesejahteraan karyawan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Masih Kencang di Minggu Kedua, Barbie Diprediksi Bakal Meraup Keuntungan 1 Miliar Dollar
Apakah Cillian Murphy Sudah Menikah? Hm… Kenalan Yuk, dengan Istrinya Selama 20 Tahun Ini
Google Warning: Akun Gmail dan Google Photos Tidak Aktif Akan Dihapus Mulai Desember 2023
Riwayat Pekan ASI Sedunia demi Budaya Menyusui, Bukan yang Lain
Jangan Nonton Sendirian! Suzzanna: Malam Jumat Kliwon Bakal Menghantui Mulai 3 Agustus
Bukan karena AI, Ini Penyebab Jumlah Pekerjaan yang Tersedia Semakin Berkurang