"Kamu harus kembali ke orang yang memintamu melakukan pekerjaan tambahan, dan katakan, 'Saya ingin sekali bisa membantu, tetapi atasan telah meminta saya untuk memprioritaskan hal-hal lain ini',” sarannya.
Ia juga menyarankan agar karyawan selalu memprioritaskan tugas dari atasannya sendiri, bukan rekan kerja atau atasan lain.
Tahu kapan harus pergi
S. Chris Edmonds, seorang konsultan eksekutif dan CEO dari The Purposeful Culture Group, mengatakan bahwa karyawan yang terus-menerus merasa terlalu banyak bekerja di tempat kerja mungkin perlu membuat pilihan yang sulit.
Ia mengatakan, jika pekerjaannya terasa sempurna kecuali untuk tugas tambahan yang sering diberikan, kamu harus bertanya pada diri sendiri apakah menurutmu hal itu akan segera membaik atau tidak.
Baca Juga: Kamu Juga Bisa Merasa Burnout Ketika Gagal Terus Saat Mencari Pekerjaan
Jika tidak, Chris menyarankan agar kamu mulai mencari tahu apakah ada peluang yang lebih baik di perusahaan lain.
"Pandangan saya adalah, jika kamu sekarang merasa tidak bahagia di tempat kerja, tidak mungkin keadaan itu akan berubah dalam enam hingga 18 bulan ke depan," ucapnya.
Jadi, ada banyak cara untuk mengatakan “tidak” pada pekerjaan tambahan yang diberikan padamu. Berani melakukannya agar kamu terhindar dari burnout. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Cara Mencegah Akun Google yang Sudah Tidak Aktif agar Tidak Dihapus oleh Google
5 Peringkat Zodiak Paling Pintar, baik dari Kecerdasan Otak maupun Kecerdasan Emosional
Resume Tidak Sama dengan CV, Begini Cara Menulis Resume yang Dijamin Bakal di-Follow Up!
Perbedaan antara Resume dan CV, dari Panjang Halaman sampai Jenis Pekerjaan yang Dilamar
Cuaca Lagi Panas-panasnya, Ini Gejala Kelelahan karena Cuaca Panas yang Perlu Diwaspadai!
Deg-degan Jadi Produser di Losmen Melati, Alexandra Gottardo Bersyukur Punya Mentor "Istimewa"