kubikel

Komedian Jimmy Fallon Disebut sebagai Bos yang Moody, Bagaimana Cara Menghadapi Bos Seperti Ini?

Rabu, 13 September 2023 | 18:31 WIB
Jimmy Fallon (kanan) ketika mewawancara Jimin BTS dalam acara “The Tonight Show Starring Jimmy Fallon”. (Twitter @FallonTonight)

PejuangKantoran.com - Komedian Jimmy Fallon yang dikenal kocak saat ngobrol dengan tamu-tamunya di “The Tonight Show Starring Jimmy Fallon”, dalam kehidupan nyata ternyata tidak semenyenangkan itu.

Menurut penyelidikan Rolling Stone yang diterbitkan Kamis (7/9/2023), Jimmy Fallon justru  dikenal sebagai bos dengan lingkungan kerja yang toxic.

Menurut dua karyawannya saat ini, dan 14 mantan karyawan yang tidak disebutkan namanya, Jimmy Fallon sering meremehkan, mencaci-maki staf dengan komentar pasif-agresif, dan meledak-ledak saat sedang bad mood.

Baca Juga: Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!

“Jika suasana hati Jimmy sedang buruk, kondisi semua orang akan kacau. Orang-orang tidak akan bercanda di kantor dan mereka tidak akan berbicara satu sama lain,” kata seorang mantan karyawan.

Saat perilakunya ini tersebar ke publik, Jimmy disebut sudah meminta maaf kepada para stafnya dan berkata, “Maaf jika saya mempermalukan Anda dan keluarga serta teman-teman Anda. Saya merasa sangat buruk.”

Bos seperti Jimmy Fallon disebut sebagai bos terburuk

“Ketika kamu memiliki bos, pusat kekuasaan, yang bertindak tidak menentu dan tidak memiliki kepastian apa pun, hal ini membuatmu selalu waspada,” kata Mary Abbajay, presiden konsultan pengembangan kepemimpinan Careerstone Group.

Dalam beberapa hal, memiliki perasaan campur aduk terhadap atasan bisa lebih buruk daripada sekadar terus-menerus memiliki atasan yang tidak menyenangkan.

Jika atasan selalu bersikap tidak menyenangkan, kamu akan lebih mudah mencari cara untuk berinteraksi dengannya. Kamu mungkin tidak akan terlalu mempedulikannya, bahkan tak masalah bergosip tentangnya dengan rekan kerja.

Namun, kata Lauren Appio, psikolog yang berspesialisasi dalam kesehatan mental di tempat kerja mengatakan, “Jika atasan tidak dapat diprediksi, terkadang hangat atau suportif, terkadang mudah tersinggung atau menuntut, kamu akan selalu berusaha mengantisipasi suasana hatinya dan harus mampu membaca perilakunya.”

Baca Juga: Jangan Mau Kalah, Begini Cara Supaya Lamaran Pekerjaanmu Lebih Menonjol dari Kompetitor Lain!

Bos yang tidak konsisten juga akan sangat meresahkan. Ketika karyawan merasa berkonflik dan tidak jelas mengenai hubungannya dengan atasan, dia terkadang merasa didukung dan terkadang tidak.

Akibatnya, dia malah dinilai memiliki kinerja yang rendah karena hubungan dengan atasan menjadi lebih buruk.

Cara menghadapi bos yang moody

Halaman:

Tags

Terkini