Jika sebuah email memerlukan tindakan di luar tanggapan, tambahkan tugas tersebut ke daftar tugas di tempatnya.
3. Jangan sekedar membaca email, tapi tindaklanjuti
Saat memeriksa email, jangan membacanya lalu meninggalkannya di inbox.
Sebaliknya, ketika membuka email, buatlah pilihan untuk mengambil tindakan. Buka, lalu tanggapi atau hapus. Jika tidak, kamu hanya akan menambah kekacauan di inbox untuk ke depannya.
4. Tutup program email
Ya, kamu dapat menutup aplikasi email. Di desktop, kamu dapat menutup program dan bahkan mematikannya.
Banyak orang lupa bahwa kamu sebenarnya dapat bekerja di komputer dan menutup aplikasi email. Keluar dari Gmail atau apa pun yang kamu gunakan.
5. Tetap singkat
Email tidak boleh panjang. Jangan buang waktu menulis pesan yang panjang. Jaga agar email singkat dan langsung pada sasaran. Selain itu, pastikan “permintaan” darimu ada di baris pertama.
6. Matikan notifikasi
Kamu memerlukan “ding” atau “pop-up” setiap kali menerima email. Ini hanya mengganggu harimu dan mendorongmu berhenti bekerja untuk memeriksa pesan yang masuk ke inbox.
Baca Juga: Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!
7. Jangan periksa email di ponsel
Hal ini membuat takut banyak orang. Sebenarnya, apakah kamu benar-benar membutuhkan email di ponsel? Apakah pekerjaan memerlukannya?
Jika kamu menggunakan ponsel untuk berkomunikasi, manfaatkan bentuk komunikasi yang lebih cepat, bukan email. Tinggalkan email sampai ketika kamu kembali ke desktop.