PejuangKantoran.com - Dulu orang berpikir bahwa satu hal yang sangat menentukan kepuasan kerja adalah jabatan dan gaji yang tinggi. Namun berdasarkan penelitian terbaru, dua hal itu bukan menjadi alasan yang utama lagi.
Dari survei terbaru yang dilakukan perusahaan konsultan manajemen McKinsey, pertama-tama, terlihat bahwa 36% responden diidentifikasi sebagai kontraktor independen. Artinya, naik dari 27% pada tahun 2016.
Angka tersebut berarti melonjak hampir 10% dalam waktu kurang dari satu dekade. Itu artinya, ada sejumlah orang yang memilih untuk bekerja secara mandiri.
Baca Juga: 6 Trik Supaya Presentasi PowerPoint Kamu Tidak Membosankan, Caranya Mudah Kok!
Tampaknya ada banyak faktor yang berperan dalam bagaimana dan mengapa bekerja secara mandiri menjadi begitu menarik bagi banyak pekerja.
Fleksibilitas kerja
Faktanya, 25% dari mereka yang bekerja secara independen atau kontrak menganggap fleksibilitas kerja sebagai poin utama dalam memutuskan bagaimana cara mereka bekerja. Perlu dipahami bahwa fleksibilitas bisa mencakup berbagai pengaturan.
Bagi banyak orang, mengambil pekerjaan sebagai konsultan bisa memberikan penghasilan tanpa harus berada di kantor atau online dengan jam kerja tradisional (pukul 09.00-17.00).
Keuntungan dari pekerjaan sebagai konsultan cukup banyak, mulai dari peluang kemajuan, variasi pekerjaan, fleksibilitas jadwal, pilihan karir, kompensasi, dan rencana setelah keluar.
Meskipun pekerjaan konsultan mungkin tidak memiliki tunjangan seperti uang cuti (leave allowance), asuransi kesehatan, atau program pensiun, tetapi kemampuan untuk menentukan waktu kerja sesuka hati dan menulis jadwal kita sendiri -di antaranya- dinilai lebih menguntungkan.
Baca Juga: 5-Hour Rule: Kebiasaan Sehat yang Dilakukan Para Orang Sukses, Salah Satunya dengan Membaca
Peran non-tradisional lainnya termasuk pekerja lepas dan kontraktor, yang bisa menawarkan pekerjaan sementara dalam kapasitas berbeda. Namun, keuntungannya setara dengan pekerjaan konsultasi.
Otonomi yang diberikan kepada pekerja di posisi-posisi seperti ini tampaknya menjadi daya tarik utama, khususnya buat mereka yang senang mengatur jadwal sendiri.
Selain fleksibilitas kerja yang disebutkan di atas, jenis pekerjaan ini mungkin juga menawarkan kita kesempatan untuk bekerja dengan lebih banyak klien dan perusahaan terkenal, tentunya seiring bertambahnya pengalaman.
Interaksi yang meningkat ini juga berpotensi mengarah pada peluang kemajuan yang tidak tersedia bagi kita jika bekerja di kantor dengan jam kerja yang ketat.
Artikel Terkait
Punya Formasi Jauh Lebih Besar Dibanding CPNS, Ini Alur Seleksi dan Nilai Ambang Batas PPPK
Pemerintah Jepang Semakin Rajin Rekrut Pekerja Asing, tapi Terapkan Aturan Kerja yang Sulit
Banyak Adegan Intim di Sleep Call, Laura Basuki Minta Dibantu Intimacy Coordinator
Kabar Buruk! Elon Musk Berencana Terapkan Biaya Langganan X per Bulan untuk Pengguna
Panduan Menulis Referensi yang Diterima oleh Beasiswa Chevening, Jangan Sampai Salah!
Google Kembali Berhentikan Ratusan Karyawan, Paling Banyak dari Departemen Perekrutan