kubikel

Jika Merasakan Toxic Positivity di Tempat Kerja, Apa yang Harus Dilakukan?

Selasa, 26 September 2023 | 08:23 WIB
Ilustrasi: Toxic positivity terjadi ketika kita dipaksa berpura-pura bahagia dalam lingkungan kerja yang toxic. (Freepik/People Creations)

Memotivasi pekerja dengan antusiasme palsu ini malah membuat mereka tidak terlibat dengan pekerjaan, dan frustrasi karena berpura-pura bahagia.

Hal ini dapat berdampak negatif karena masalah sebenarnya terabaikan, dan tidak ada seorang pun yang mau menunjukkan kesalahan yang terjadi.

Toxic positivity bisa membuat pekerja merasa bahwa ini adalah kesalahannya. Saat kamu diberi tugas yang sulit, merasa stres dan mendapat tekanan tambahan, tetapi atasan mendorongmu untuk bahagia, itu akan membuatmu merasa terasing dari perusahaan.

Pada akhirnya, kamu akan menarik diri. Saat kamu mulai dikucilkan, produktivitas kerja akan terganggu. Jika banyak karyawan yang merasa seperti ini, maka produktivitas perusahaan secara keseluruhan akan menurun.

Apa yang harus dilakukan?

Jangan takut untuk membela diri sendiri. Tetapkan batasan yang tegas jika kamu diintimidasi agar terus ceria dan bahagia. Jujurlah tentang perasaanmu saat diperlakukan.

Biarkan atasan dan orang lain tahu bahwa kamu menghargai pola pikir mereka, tetapi hal tersebut harus bersifat timbal balik. Mereka juga harus mendukung caramu berpikir, berkata, dan bertindak, meskipun tidak sesuai dengan perusahaan.

Pemimpin perusahaan harus mengambil tindakan. Jika tidak, mereka hanya akan memiliki pekerja yang terlalu takut untuk berbicara sehingga banyak yang akan mulai mencari pekerjaan baru.

Baca Juga: Cara Membeli e-Meterai dan Membubuhkannya di Berkas Seleksi CASN 2023, Kamu Wajib Tahu!

Bukan hanya sulit untuk mempertahankan pekerja, perusahaan juga lebih sulit lagi untuk merekrut dan menerima pendatang baru karena kabar tentang toxic positivity akan tersebar.

Manajer juga harus mengajak bicara timnya secara terbuka dan jujur. Mereka harus membiarkan pekerjanya merasakan apa yang diinginkan. Jika ini tidak bisa dilakukan, maka maka akan terjadi kekurangan pekerja bertalenta di perusahaan.

Mereka tidak akan merasa kuat dengan toxic positivity yang ada di perusahaan dan mencari tempat lain yang akan menghargainya.

Jadi, itulah yang harus kamu lakukan jika mengalami hal ini. Jangan berpura-pura menjadi seseorang yang bukan dirimu. (Elga Windasari)

Halaman:

Tags

Terkini