PejuangKantoran.com - Saat memasuki dunia kerja, kamu pasti langsung menyadari bahwa bahasa yang digunakan di sana cukup berbeda dengan bahasa sehari-hari. Mungkin orang menyebutnya sebagai bahasa korporat.
Bahkan, saat kamu ingin mengatakan “Saya tidak bisa” kepada atasan, kamu tidak mungkin mengatakannya secara frontal atau jujur seperti itu.
Sebaiknya gunakan bahasa korporat agar kamu tidak terkesan menolak pekerjaan atau mengakui ketidakmampuanmu.
Akun Instagram @cocareer.id memberikan beberapa contoh “bahasa korporat” dari kalimat “Saya tidak bisa”, yaitu:
Baca Juga: Contoh Bahasa Defensif yang Perlu Dihindari Saat Menghadapi Pelanggan atau Klien yang Marah
“Izin, Bu, untuk menawarkan alternatif solusi lain sesuai dengan fokus prioritas kita saat ini.”
“Izin, Pak. Terkait sumber daya yang terbatas untuk mengejar project ini, kira-kira apakah ada alternatif lain yang dapat dipertimbangkan?”
“Izin, Pak. Melihat project ini yang memiliki fokus yang sangat tinggi, adakah arahan yang bisa saya pelajari?”
“Mohon izin, Pak. Melihat tingkat kepentingan project ini yang sangat tinggi, apakah boleh saya maksimalkan tingkat waktunya supaya hasilnya lebih optimal?”
Metode yang bisa digunakan dalam “bahasa korporat”
Maksud lain dari kata “Saya tidak bisa” adalah “Saya tidak setuju dengan hal tersebut”. Namun, tentu saja kamu tidak bisa mengatakannya secara langsung. Kamu harus berhati-hati saat menyampaikannya.
Berikut adalah beberapa metode yang bisa kamu lakukan untuk mengatakannya.
1. Mengajukan pertanyaan
Daripada berkata, “Saya tidak bisa melakukan X karena Y”, lebih baik tanyakan, “Menurut Bapak/Ibu, bagaimana saya bisa mengerjakan X saat ada potensi masalah yang disebabkan oleh Y?”
Tentu saja, pastikan kamu mengatakan ini dengan nada kolaboratif. Jangan menunjukkan sikap yang berkata seakan kamu tidak mau atau tidak bersedia melakukan pekerjaan X.