4. Meninjau kandidat
Setelah percakapan awal, headhunter akan meninjau kandidat dan eksekutif senior lainnya dengan cermat.
Mengingat pentingnya kualitas dalam headhunting, proses pemeriksaan ini memerlukan upaya yang terkonsentrasi. Bahkan, bukan tidak mungkin akan ada penolakan kandidat dan harus memulai dari awal jika tidak ada kecocokan.
Tergantung pada sifat jabatannya, headhunter dapat memeriksa kompetensi kandidat dengan melakukan tes penilaian pra-kerja.
Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan “Apa Kelemahan Terbesarmu?” dengan Jitu saat Wawancara Kerja
5. Mewawancarai kandidat
Setelah kandidat lulus tinjauan, mereka akan dipanggil untuk wawancara. Biasanya ada beberapa hal yang terjadi ketika melakukan headhunting untuk jabatan penting.
Sebab, semua orang di tim harus yakin bahwa kandidat tersebut adalah yang terbaik untuk peran tersebut.
6. Memperluas penawaran
Tahap terakhir meliputi pemberian penawaran kepada kandidat terpilih, termasuk kompensasi dan tunjangan. Mungkin ada beberapa putaran negosiasi pada tahap ini karena kandidat pada tingkat senioritas umumnya memiliki harapan yang tinggi untuk peralihan karir mereka berikutnya.
Headhunter bisa terlibat atau tidak pada tahap ini karena sebenarnya sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk membuat penawaran dan menandatangani kesepakatan. (Elga Windasari)