kubikel

Apakah Boleh Pelamar Keberatan Langsung Ditelepon oleh HRD? Wajarkah Jika HRD Balik Marah?

Minggu, 5 November 2023 | 20:00 WIB
Dari pengalamanmu, HRD perusahaan yang kamu lamar akan menghubungimu untuk wawancara lewat cara apa? Apakah email, chat via WhatsApp atau SMS, atau langsung menelepon? (Freepik/Drazen Zigic)

HRD tidak terima langsung marah-marah

Karena nomornya sudah di-block di WhastApp, si HRD kemudian menghubungi Mamat via SMS.

Dia berkata bahwa kalau niat melamar, memang sudah seharusnya pelamar stand tune di ponselnya. Sebelumnya, dia juga sudah menjelaskan dari PT apa dan terkait lamaran yang dikirim Mamat.

Menurutnya, tidak semua perusahaan akan mengabarkan terlebih dahulu lewat chat. Dia bahkan menyebut sikap Mamat ini toxic dan berkata seakan-akan tidak akan ada perusahaan yang mau menerimanya.

Tidak mau diam saja, Mamat menjawab bahwa perusahaan tersebut tidak memiliki etika dan tidak seharusnya pelamar selalu stay tune di ponsel agar siap dihubungi setiap saat. Perusahaan sudah seharusnya konfirmasi terlebih dahulu sebelum menghubungi pelamar. 

Baca Juga: Chicco Kurniawan Bangga Sekaligus Cemas, Film Seperti 13 Bom Di Jakarta Bisa Dibuat di Indonesia

Merasa tidak terima, HRD ini langsung membalas pesan tersebut panjang lebar. Dia berkata bahwa perusahaan bukan milik Mamat dan tidak bisa diatur-atur. Dia juga bersyukur karena tidak jadi merekrut Mamat.

Dia juga mempertanyakan perusahaan mana yang konfirmasi terlebih dahulu sebelum menghubungi pelamarnya. Jika ada, mengapa Mamat masih melamar ke perusahaan mereka.

“Banyak di tolaki ya? Iya lah wajar, etika aja gk punya mau ngelamar admin.. di wawancarain aja toxic apalagi ke kostumer kami, apa gak di bentak2 hbungin sampean.. Minimal sadar diri atas kesalahannya ya..,” tulisnya.

CEO dari perusahaan ini juga sudah ikut berkomentar di Instagram dan tetap tidak mau disalahkan.

Baca Juga: Tidak Ada yang Positif dengan Toxic Positivity, Ini Bahayanya Kalau Perusahaan Mendukungnya

HRD langsung dihujat netizen

Dari banyak orang yang berkomentar di postingan @dnwmi, lebih banyak yang membelanya dan menyebut apa yang dilakukan oleh si HRD tidak pantas.

Akun X @TheLaritan menulis, “Gw pernah jadi HR perusahaan indo, memang biasanya kami akan telp langsung ke nomor yg ada di CV. Kalau gak keangkat, kami WA terus janjian waktunya dan harus wajib kudu di jam kerja.”

Ia juga pernah menjadi HR di perusahaan multi-internasional dan mereka mewajibkan untuk menghubungi lewat email atau chat terlebih dahulu ke pelamar untuk membuat janji waktu interview by phone.

Halaman:

Tags

Terkini