3. Mudah kasihan pada orang lain
Ada jutaan orang di dunia ini yang patut dikasihani, seperti orang yang sakit, miskin, atau terjebak dalam perang, kekerasan, dan penderitaan.
Namun, ada juga orang-orang yang dengan senang hati memanipulasi sifat mudah kasihan ini dan mengarang cerita yang membuatmu merasa kasihan kepadanya.
Mudah kasihan pada orang lain menunjukkan kamu orang yang mudah berempati, tetapi juga membuatmu menjadi sasaran empuk bagi para manipulator.
Baca Juga: Menyuruh Koki Magang Minum Minyak Mendidih, Head Chef Restoran Terkenal Ditangkap dan Diadili
4. Percaya semua orang bersifat baik
Ini juga ciri orang yang mudah dimanipulasi. Orang seperti ini mudah percaya dengan segala sesuatu yang sebenarnya too good to be true. Jadi, di saat banyak orang lain menolak membantu, kamu akan dengan senang hati membantu.
Bahkan, meskipun kamu pernah dikecewakan, tetapi kamu tetap memercayai orang ini karena percaya dia masih memiliki kebaikan dalam dirinya.
5. Mengabaikan tanda bahaya
Menjadi orang yang terlalu mudah percaya, membuatmu akan mengabaikan banyak tanda bahaya yang sebenarnya ada di depan mata.
Baca Juga: Gula Tambahan Bisa Berdampak Negatif untuk Kesehatan, Bagaimana dengan Pengganti Gula?
Ada garis tipis antara percaya dan naif. Jika kamu terus-menerus mengabaikan tanda bahaya, kamu akan lebih mudah ditipu oleh seorang manipulator.
6. Tidak mendengarkan nalurimu
Sebenarnya, naluri adalah cara untuk memanfaatkan petunjuk dan isyarat yang mungkin terlewatkan oleh pikiran sadarmu, tetapi alam bawah sadar menangkapnya.
Ketika seseorang mencoba melakukan penipuan, sebenarnya nalurimu berteriak, "Hati-hati!" Namun, kamu mungkin akan mengabaikan suara tersebut karena kamu tidak ingin percaya bahwa orang bisa jahat dan melakukan hal-hal yang menyakiti dengan sengaja.