PejuangKantoran.com - Saat kita sedang berusaha keras agar bisa segera diterima bekerja, biasanya kita akan rela melakukan apa saja yang diminta. Misalnya, menerima gaji yang lebih rendah dari yang diharapkan.
Namun terkadang, ada permintaan yang mungkin sulit kamu penuhi. Contohnya, ketika mendapat pertanyaan saat wawancara kerja: “Apakah kamu siap ditempatkan di mana saja?”
Wah, pertanyaan “Apakah kamu siap ditempatkan di mana saja?” itu memang seperti jebatan Batman. Kalau kita bilang tidak siap, nanti kita tidak diterima. Kalau bilang siap, apa jadinya kalau kita ditempatkan di kota yang tidak kita sukai?
Baca Juga: Cara Mengatasi Rasa Takut Bertanya Saat Meeting (Tenang, Karyawan Senior pun Banyak yang Mengalami!)
Lalu, bagaimana cara menjawab pertanyaan “Apakah kamu siap ditempatkan di mana saja?”?
Contoh 1 (beri jawaban yang jujur)
“Untuk saat ini, saya belum dapat memberikan jawaban. Saya perlu memberitahukan tawaran penempatan ini dengan istri/suami/orangtua saya, mengingat keputusan ini melibatkan banyak pertimbangan yang perlu kami evaluasi bersama."
Contoh 2 (tanyakan kemungkinan untuk bekerja secara remote)
Vina Muliana, content creator yang banyak membahas tentang karir dan ketenagakerjaan, memberikan cara menjawab pertanyaan tersebut secara jujur dan diplomatis.
“Maksud dari pertanyaan ini adalak untuk mengetahui kesiapan dan komitmen kamu secara menyeluruh,” katanya.
Baca Juga: Lowongan Kerja Ada Batasan Usia Maksimal 25 Tahun, Peluang Generasi Muda atau Diskriminasi?
Kalau kamu bersedia, tentu kamu bisa menjawab apa adanya. Tetapi kalau kamu tidak bersedia, kamu bisa menjawab seperti ini.
“Saya tertarik dengan pekerjaan ini, tetapi kondisi saya saat ini tidak memungkinkan untuk pindah karena ada keluarga yang harus saya dampingi.
“Jika memungkinkan untuk bisa bekerja secara remote untuk keperluan di luar daerah, saya sangat terbuka dengan kesempatan itu.
Contoh 3 (gali informasi mengenai keuntungan-keuntungannya)