"Sampai sekarang, ada kesulitan meyakinkan banyak orang tentang nilai keberagaman karier untuk lelaki dan perempuan," tutur Keiko Tashiro, Wakil Presiden Daiwa Securities.
TSE pun punya catatan, dari 1836 emitennya, hanya 13,4 persen jumlah perempuan yang menjadi direktur atau pejabat eksekutifnya.
Dari jumlah perempuan itu, cuma 13 persen dipilih dari pejabat karier internal.
Walaupun mulai tampak perubahan pada karier perempuan sebagai pucuk pimpinan perusahaan di Jepang, pemerataan dan keseimbangan di bidang karier atau pekerjaan antara lelaki dan perempuan masih akan terus menjadi tantangan mengemuka pada waktu-waktu mendatang.