“Sudah (siap) lah. Sebenarnya beliau kan sudah (menjalani) akademi, sudah latihan komando juga,” kata Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ketika ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).
Pasukan elite
Karir Mayor Teddy Indra Wijaya tampaknya memang selalu melesat semenjak lulus dari Akmil Magelang, 2011. Sebelum menjadi ajudan, ia merupakan anggota Korps Baret Merah, pasukan elite Kopassus.
Baca Juga: Mau Daftar Jadi Anggota Komponen Cadangan TNI 2024? Cek Syarat dan Jadwal Pendaftarannya!
Usai bertugas di Istana sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pria kelahiran Manado, 14 April 1989 ini, menjalani pendidikan militer selama lima bulan di US Army Infantry School di Fort Benning, AS, pada November 2019.
Mayor Teddy, yang saat itu berpangkat Kapten, meraih tiga penghargaan selama menjadi siswa US Army Ranger School.
Pertama, International Honor Graduate Award, karena menjadi siswa internasional dengan nilai tertinggi saat menjalani pendidikan militer bagi pasukan elite Angkatan Darat AS itu.
Penghargaan kedua yaitu Commandant List Award, yang diberikan kepada siswa dengan peringkat akademik dan jasmani terbaik. Saat itu Teddy menempati peringkat ke-30 dari 185 siswa.
Penghargaan ketiga adalah Gold APFT (Army Physical Fitness Test) di mana Mayor Teddy mendapatkan nilai sempurna 100 persen. Hasilnya, pada tahun 2020 ia berhasil meraih kualifikasi sebagai anggota Pasukan Elite US Army Ranger.
Baca Juga: Daftar Cuti Bersama Lebaran 2024 dan Liburan Lebaran 2024
Saat masih menjadi asisten ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Mayor Teddy melanjutkan studi magister (S2) di Universitas Indonesia dengan mengambil Kajian Terorisme dan Keamanan Internasional.
Memiliki gelar MSi (Magister Sains) disebut-sebut bisa memuluskan seseorang mencapai Golongan IV/a atau perwira menengah.
Terbukti, ketika menjadi asisten ajudan Presiden Jokowi, Teddy masih berpangkat Letnan Satu. Selepas bertugas di Istana, pangkatnya sudah menjadi Kapten.
Bukan tak mungkin, pangkat Mayor Teddy akan segera naik menjadi Letnan Kolonel saat bertugas di Batalyon Infanteri Para Raider 328/Dirgahayu nanti.