kubikel

Masihkah Relevan Bekerja Sesuai Passion Bukan Gaji yang Lebih Besar? Kamu Pilih Mana, Gaji Vs Passion?

Kamis, 25 April 2024 | 10:30 WIB
Pilih mana, kerja sesuai gaji atau passion? (Freepik)

“Meski lulusan IT, saya berhasil memaksimalkan hidden talent di bidang komunikasi dan bertahan di bidang ini selama 12 tahun. Karena talent bisa muncul secara optimal jika kita terus belajar dan menggali kemampuan, bukan hanya bergantung dari jurusan apa saat kuliah,” ucap Luthfi.

Baca Juga: Resmi Ditetapkan sebagai Presiden Terpilih, Prabowo Apresiasi Pers sebagai Syarat Mutlak Demokrasi

Faktanya, Harvard Business Review pernah mengemukakan hasil riset di tahun 2011, yakni karyawan yang menggunakan bakat mereka dalam pekerjaan cenderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi dan mencapai hasil yang lebih baik.

Kampus ternama lainnya yang mendukung temuan ini yakni Stanford University, yang mengungkapkan bahwa orang yang bekerja sesuai dengan passion, umumnya lebih puas dengan pekerjaan mereka dan berbanding lurus dengan kepuasan hidup secara keseluruhan. 

Kurnia Indy Pratama, praktisi di bidang manajemen sumber daya manusia  menyebutkan pentingnya bagi setiap individu untuk menggali potensi minat bakatnya.

Baca Juga: Studi: Jangan Mager, Kelamaan Duduk Diam Tak Bergerak Buat Risiko Kematian Dini Lebih Tinggi

Selama ia berkarir di bidang ini, ia kerap menemukan benang merah mengenai kesesuaian minat dan bakat terhadap pekerjaan, akan memberikan kesadaran emosi yang baik dan memberikan arahan yang jelas bagi seseorang dalam pekerjaannya.

“Apabila terdapat minat dan didukung dengan bakat atas apa yang dikerjakannya, karyawan dapat lebih termotivasi untuk selalu melakukan yang terbaik,” ucap Indy.

Menurut Indy, bekerja sesuai minat dan bakat akan memiliki kepuasaan kerja yang baik

Jadi, mari kita luangkan waktu untuk mengenali minat dan bakat diri kita sendiri dengan lebih baik.

Karena jika hanya salah satunya saja, semisal hanya mengedepankan minat, dikhawatirkan akan berubah seiring waktu dan potensi yang ada dalam diri menjadi tidak termanfaatkan dengan maksimal.

Sehingga perpaduan keduanya, minat dan bakat, bisa menjadi panduan dalam berkarir serta kunci menuju kesuksesan dan kebahagiaan dalam dunia kerja.  

Halaman:

Tags

Terkini