kubikel

Ternyata, Sekarang Perawat Bukan Disapa Suster melainkan "Ners" (Yang Baru Tahu Kumpul Sini!)

Kamis, 2 Mei 2024 | 17:22 WIB
Ilustrasi: Sebutan perawat sekarang ini bukan (Freepik)

Alumninya bergelar S.Kep (Sarjana Keperawatan), dan punya wewenang untuk mendiagnosa asuhan keperawatan kepada pasien.

Namun setelah lulus, Sarjana Keperawatan tidak bisa langsung bekerja di instansi kesehatan seperti rumah sakit, melainkan harus menempuh Program Pendidikan Profesi.

Setelah menyelesaikan pendidikan profesi selama satu tahun, mahasiswa harus mengikuti ujian kompetensi. Alumni Program S1 dan Program Profesi akan memiliki gelar S.Kep.Ns (Ners), dan telah siap bekerja di instansi kesehatan.

Jenjang pendidikan keperawatan berikutnya adalah Magister Keperawatan (S2), dilanjutkan dengan pendidikan Spesialis Keperawatan.

Baca Juga: Ambil Libur di Tengah Weekday, Bisa Bikin Kamu Lebih Produktif Kerja? Ini Buktinya

Pendidikan spesialis ini memiliki berbagai pilihan studi antara lain Spesialis Medikal Bedah, Maternitas, Komunitas, Penyakit Dalam, Anak, Jiwa, dan sebagainya.

Jenjang tertinggi pendidikan keperawatan adalah Program Doktor Keperawatan (S3), yang nantinya akan mengembangkan konsep ilmu atau teknologi baru sesuai bidang keahliannya, melalui penelitian, mengelola, dan mengembangkan program penelitian, serta melakukan pengabdian masyarakat.

”Kalau yang S2 itu nanti bekerjanya di struktural (manajemen), sehingga tidak langsung menghadapi pasien,” tutur Ermalynda, yang berpengalaman selama 15 tahun sebagai perawat Kamar Operasi di RS St Vincentius A Paulo Surabaya.

“Dia bertanggung jawab mengelola SDM, kemudian sebagai observer dia bertanggung jawab terhadap perawat-perawat ruangan, dan memonitor ada masalah apa di dalam ruangan-ruangan perawatan,” tambahnya.

Lulusan S2 dan S3 Keperawatan juga bisa menjadi dosen di Fakultas Keperawatan. Contohnya Ermalynda, yang menempuh pendidikan Magister Keperawatan, dan memiliki sertifikasi CWCN (Certified Wound Care Nurse) atau pelatihan perawatan luka.

Baca Juga: Komitmen Investasi, Microsoft Buka Lowongan Kerja Digital Solution Area Specialist - Data & AI

Sebutan untuk lulusan S2 dan S3 Keperawatan cukup Bapak atau Ibu, karena mereka sudah tidak lagi menghadapi pasien.

Ke depan, perawat lulusan jenjang Pendidikan D3 akan didorong untuk melanjutkan Pendidikan S1 Keperawatan. Sebab mulai tahun 2025, untuk menjadi perawat minimal harus mengantongi gelar Sarjana Keperawatan.

“Seandainya dia tidak mau kuliah lagi untuk S1, maka dia dijadikan asisten perawat atau POS (petugas Pengantar Orang Sakit), jadi dia tidak berhak untuk menyuntik dan lain-lain,” pungkas Ermalynda.

Hayo, siapa di sini yang baru tahu kalau sebutan perawat itu Ners?

Halaman:

Tags

Terkini