Setelah itu, suara, bau, atau hal-hal serupa yang mengingatkan orang akan peristiwa traumatis tersebut akan menimbulkan perasaan yang sama beratnya.
“Bahaya dari menyederhanakan beberapa istilah ini bisa terjadi jika digunakan secara berlebihan jika seseorang menderita suatu kondisi dan tidak sepenuhnya dipahami.
Baca Juga: Lagi Tren di China, Pejuang Kantoran Pakai OOTD Ugly Clothes Buat ke Kantor, Apa Alasannya?
“Mereka mungkin tidak mencari bantuan atau bimbingan profesional ketika mereka membutuhkannya,” kata Lawson.
Tidak semua orang yang mengalami trauma menderita PTSD. Bagi sebagian besar orang yang terkena trauma, gejalanya akan mereda seiring berjalannya waktu.
5. Validasi
Untuk memvalidasi emosi atau pengalaman seseorang, kamu perlu mendengarkan dan mengungkapkan bahwa kamu memahami sudut pandangnya. Namun tidak berarti kamu harus ikut menyepakati apa yang mereka katakan.
“Terapis memvalidasi perasaan klien dengan memperjelas bahwa mereka memahami dan menerima bahwa klien merasakan hal tertentu,” kata Delawalla.
Baca Juga: Alasan Indonesia Tawarkan Kewarganegaraan Ganda untuk WNI yang Tinggal di Luar Negeri
“Banyak orang menyalahgunakan istilah tersebut untuk menuntut orang lain ‘memvalidasi’ pengalaman atau perasaan mereka dengan menyetujuinya.
"Ini adalah perbedaan yang halus namun sangat kuat. Tidak semua bentuk perselisihan itu tidak sah,” tambahnya.
Kalau kamu, istilah terapi psikologi mana yang sering kamu salahgunakan?